Kompas.com - 31/01/2020, 06:18 WIB
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah menyatakan bahwa tawuran pelajar di Pancoran Mas mengakibatkan satu korban jiwa, Jumat (31/1/2020). KOMPAS.com/ANGGITA NURLITASARIKapolres Metro Depok Kombes Pol Azis Andriansyah menyatakan bahwa tawuran pelajar di Pancoran Mas mengakibatkan satu korban jiwa, Jumat (31/1/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Tawuran pelajar di Kota Depok terjadi lagi dan menimbulkan korban jiwa. Tawuran tersebut terjadi di Pancoran Mas.

"Ada tawuran yang diduga oleh para pelajar ya, yang menimbulkan satu korban jiwa. Dan saat ini untuk korban sedang dilakukan visum untuk diketahui penyebab kematian," ujar Kapolres Metro Kota Depok Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah di Pancoran Mas, Depok, Kamis (30/1/2020).

Lebih lanjut, Azis menyebutkan bahwa korban jiwa tersebut mengalami luka pada beberapa bagian tubuhnya yang diduga berasal dari benda tajam.

Baca juga: Wali Kota Bogor Bakal Beri Sanksi Sekolah yang Siswanya Terlibat Tawuran

"Korban sendiri yang terlihat kasat mata ada luka di kaki, dan bagian tenggorokan yang kemungkinan oleh benda tajam," ujar Azis.

Terkait barang bukti senjata tajam yang belum ditemukan, Azis mengatakan bahwa polisi saat ini terus melakukan pencarian.

Adapun penerangan yang minim menjadi kendala dalam pencarian barang bukti tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Hanya ada ditemukan beberapa sendal, senjata tajam belum ditemukan, namun saat ini petugas olah TKP masih melakukan penyisiran, situasi di sana cukup gelap jadi menyulitkan bagi para petugas untuk mengetahui barang yg ada di sekitar TKP," ujar Azis.

Hingga saat ini, belum diketahui pasti sekolah mana yang terlibat tawuran tersebut. Pihak kepolisian masih berusaha mencari pelaku aksi tawuran dengan memeriksa beberapa saksi.

"Sudah ada beberapa saksi yang diperiksa termasuk mengamankan beberapa barang bukti yang kemudian kita lakukan analisa yang digunakan untuk mencari tahu para pelaku," ujar Azis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 15 Oktober: 7 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Kisah Heroik Petugas Damkar Selamatkan Siswi dari Reruntuhan Beton, Tangis Pecah Saat Misi Selesai

Megapolitan
Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Manajemen Subway Citos Diberi Teguran Tertulis karena Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Polres Jakarta Barat Telusuri Legalitas dan Aktivitas 7 Perusahaan Pinjol di Jakbar

Megapolitan
Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Pemerintah Diminta Lindungi Pasar Muamalah bagi Penerima Zakat agar Tak Diserang Buzzer

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Korban Kebakaran di Krendang Mengungsi di Dua Lokasi

Megapolitan
Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Orangtua Belum Izinkan Anaknya Belajar di Sekolah, 5 SMP Swasta di Kota Tangerang Belum Gelar PTM

Megapolitan
Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Fakta Penangkapan Direktur TV Swasta, Disebut Sebarkan Konten Provokatif di YouTube dan Raup Untung Miliaran

Megapolitan
Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Korban Kebakaran di Krendang Dapat Bantuan Makan 2 Kali Sehari

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Permukiman di Tambora

Megapolitan
UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 15 Oktober: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 55 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Zaim Saidi Ingin Gandeng MUI dan BAZNAS untuk Lanjutkan Zakat Dinar-dirham di Pasar Muamalah

Megapolitan
DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

DKI Jakarta Peringkat Kedua PON XX Papua

Megapolitan
Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Kapolres Kota Tangerang Siap Mundur dari Jabatannya, jika...

Megapolitan
Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

Zaim Saidi Divonis Tak Bersalah, Pasar Muamalah di Depok Akan Jalan Lagi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.