Dikira Tidur di Dalam Mobil, Sopir Taksi Ditemukan Meninggal di Depok

Kompas.com - 31/01/2020, 23:34 WIB
Seorang sopir taksi ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan di depan Perumahan Villa Pertiwi, Cilodong, Kota Depok, Jumat (31/1/2020). Dokumentasi Polsek SukmajayaSeorang sopir taksi ditemukan meninggal dunia di dalam kendaraan di depan Perumahan Villa Pertiwi, Cilodong, Kota Depok, Jumat (31/1/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Seorang sopir taksi ditemukan meninggal di dalam kendaraa yang terparkir di depan Perumahan Villa Pertiwi, Cilodong, Kota Depok, Jumat (31/1/2020) sekira pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Sukmajaya AKP Ibrahim Sajad mengatakan, korban yang diketahui bernama Aulia Munadi (64) pertama kali ditemukan seorang saksi bernama Heru Haryanto (39).

Saat itu, Heru hendak pergi ke warung. Namun, warung yang ditujunya tersebut terhalang oleh mobil taksi yang berisi korban.

Baca juga: Istri Penusuk Suami di Kelapa Gading Sempat Coba Tutupi Aksinya

Ia memutuskan membangunkan korban yang nampak sedang tertidur lelap, dengan maksud agar korban memindahkan mobilnya.

Ketika dibangunkan, korban tak merespons sama sekali hingga akhirnya Heru memanggil saksi lainnya dan diteruskan ke petugas kepolisian.

"Dari laporan itu kami mendatangi lokasi kejadian, dan setelah pintu mobil berhasil dibuka diketahui korban sudah tak lagi bernyawa," kata Ibrahim pada TribunJakarta.com.

Ibrahim mengatakan, pihaknya segera memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian ditemukan korban.

"Hasil pemeriksaan korban diketahui meninggal dunia karena sakit, kasusnya masih penyelidikan ya," pungkasnya. (Dwi Putra Kesuma)

 

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul "Dikira Tidur, Sopir Taksi Ditemukan Meninggal Dunia di Depok."



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Tak Ada Dana, Insentif Tukang Gali Kubur dan Sopir Ambulans Khusus Covid-19 di Jakarta Tertunda

Megapolitan
Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Sejumlah Warga Mengamuk Saat Razia Masker, Banting Dompet hingga Minta Dipenjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X