Sudah 12 Jam, Banjir di Perumahan Garden City Tangerang Belum Surut

Kompas.com - 01/02/2020, 16:38 WIB
Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek membuat kawasan Perumahan Garden City Blok I,  Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (1/2/2020) pagi terendam banjir. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiHujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek membuat kawasan Perumahan Garden City Blok I, Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (1/2/2020) pagi terendam banjir.

TANGERANG, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur wilayah Jabodetabek membuat kawasan Perumahan Garden City Blok I, Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (1/2/2020) pagi terendam banjir.

Salah satu warga setempat, Eddy (38) mengatakan banjir merendam perumahan Garden City sejak pukul 04.00 WIB.

Saat ini air dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter masih merendam beberapa blok kawasan perumahan.

Baca juga: Hujan Deras, 23 Titik di Tangerang Banjir

"Hujan deras dari pukul 02.00 WIB itu, akibatnya banjir. Kalau banjir itu naik air sekitar pukul 04.00 WIB. Berarti sudah hampir 12 jam air ini belum surut," kata Eddy saat ditemui di lokasi.

Menurut Eddy, selain hujan deras, banjir terjadi diduga akibat luapan danau buatan yang lokasinya tidak jauh dari perumahan.

"Ya mungkin akibat luapan danau yang ada di belakang. Karena perumahan ini memang belakangnya ada danau," ucapnya.

Sejak pukul 04.00 WIB, kata Eddy, air terus naik dan merendam beberapa blok perumahan.

Bahkan sebagian warga yang rumahnya berlokasi di dataran yang lebih rendah sudah mengevakuasi diri.

Baca juga: 33 Wilayah di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Disertai Kilat hingga Sore

"Sebagian rumah yang posisinya sudah rendah sudah mengungsi. Sudah pada meninggalkan rumah mereka masing-masing. Tapi ada sebagian yang masih bertahan karena memang air tidak masuk ke rumah mereka," katanya.

Dari pantauan Kompas.com, beberapa masyarakat di perumahan tersebut berada di depan rumah mereka masing-masing.

Mereka terus memantau ketinggian air dengan mengukur menggunakan batang sapu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Megapolitan
Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Megapolitan
Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Megapolitan
Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Megapolitan
Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X