Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/02/2020, 09:03 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (2/2/2020) pagi menyebabkan banjir di sejumlah ruas jalan.

Berdasarkan pantauan Kompas.com dari laman Twitter @TMCPoldaMetro dalam satu jam terakhir, banjir menggenangi sejumlah ruas jalan di wilayah DKI Jakarta, salah satunya ruas jalan depan kawasan Monas.

Sehingga, pengendara kendaraan bermotor harus berhati-hati saat melintasi sejumlah ruas jalan.

Baca juga: Banjir di Perumahan Garden City Tangerang, Warga Sebut Lebih Parah dari Awal Tahun

Pada pukul 07.52 WIB, banjir setinggi 40 sampai 50 sentimeter terjadi di Pintu Besi, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

Pengendara kendaraan bermotor diimbau berhati-hati saat melintas.

Kemudian, pukul 07.58 WIB, banjir setinggi 40 sampai 50 sentimeter menggenangi Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat. Mobil jenis sedan diimbau tidak melintas.

Lalu, pukul 08.12 WIB, banjir setinggi 20 sampai 30 sentimeter menggenangi Aspol, Kemayoran, Jakarta Pusat.

Baca juga: Banjir Bandang Melanda Jember, 269 Warga Mengungsi ke Musala

Pukul 08.18 WIB, banjir setinggi 20 sampai 30 sentimeter juga menggenangi Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat.

Pukul 08.22 WIB, banjir setinggi 40 sampai 50 sentimeter menggenangi kawasan samping Terminal Tanjung Priok, Jakarta Pusat. Akibatnya, mobil jenis sedan diimbau tidak melintas.

Warga mendorong motor melintasi banjir di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (2/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (2/2/2020) pagi menyebabkan beberapa ruas jalan di ibu kota tergenang banjir dengan ketinggian 10-50 sentimeter.ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK A Warga mendorong motor melintasi banjir di kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Minggu (2/2/2020). Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Minggu (2/2/2020) pagi menyebabkan beberapa ruas jalan di ibu kota tergenang banjir dengan ketinggian 10-50 sentimeter.

Kemudian, pukul 08.35 WIB, banjir setinggi 30 sampai 40 sentimeter juga menggenangi Jalan Merdeka Timur, Jakarta Pusat.

Pukul 08.42 WIB, banjir menggenangi Underpass Kemayoran, Jakarta Pusat. Sehingga, pengendara kendaraan bermotor tidak dapat melintas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minta Wisma Atlet Dikelola Pemprov DKI, Komisi D: Daripada Mangkrak, Banyak Kuntilanaknya

Minta Wisma Atlet Dikelola Pemprov DKI, Komisi D: Daripada Mangkrak, Banyak Kuntilanaknya

Megapolitan
Keluarga Mahasiswa UI Hasya Datangi Polda Metro, Sampaikan Unek-unek ke Kapolda

Keluarga Mahasiswa UI Hasya Datangi Polda Metro, Sampaikan Unek-unek ke Kapolda

Megapolitan
Kabar Terbaru Ibu Eny dan Anaknya, Tiko, yang Sempat Tinggal Belasan Tahun di Rumah Mewah Terbengkalai

Kabar Terbaru Ibu Eny dan Anaknya, Tiko, yang Sempat Tinggal Belasan Tahun di Rumah Mewah Terbengkalai

Megapolitan
5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Japek, Dua Orang Dibawa ke Rumah Sakit

5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Japek, Dua Orang Dibawa ke Rumah Sakit

Megapolitan
Terungkap! Pembebasan Lahan Sodetan Ciliwung Pakai Anggaran Pusat, Bukan DKI

Terungkap! Pembebasan Lahan Sodetan Ciliwung Pakai Anggaran Pusat, Bukan DKI

Megapolitan
Terdakwa Pemerkosa Santriwati Dibebankan Restitusi Rp 30 Juta, Kuasa Hukum: Bakal Diskusikan dengan Keluarga Korban

Terdakwa Pemerkosa Santriwati Dibebankan Restitusi Rp 30 Juta, Kuasa Hukum: Bakal Diskusikan dengan Keluarga Korban

Megapolitan
Pedagang Pasar Buku Kwitang Sulit Dapat Lahan Sejak 2008

Pedagang Pasar Buku Kwitang Sulit Dapat Lahan Sejak 2008

Megapolitan
Ibu Eny Ikut Liburan ke Puncak, Ketua RT: Saya Nyanyi, Dia Joget

Ibu Eny Ikut Liburan ke Puncak, Ketua RT: Saya Nyanyi, Dia Joget

Megapolitan
Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita, Wowon: Rewel dan Sering Nangis

Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita, Wowon: Rewel dan Sering Nangis

Megapolitan
Puas Pemerkosa Santriwati di Depok Divonis 18 Tahun, Pengacara Korban: Itu Sudah Maksimal

Puas Pemerkosa Santriwati di Depok Divonis 18 Tahun, Pengacara Korban: Itu Sudah Maksimal

Megapolitan
Toko Restu Tak Pernah Lepas dari Sejarah dan Tradisi Pedagang Buku Kaki Lima di Kwitang

Toko Restu Tak Pernah Lepas dari Sejarah dan Tradisi Pedagang Buku Kaki Lima di Kwitang

Megapolitan
Ibu Eny Sudah Pulang ke Rumah, Ketua RT: Sempat Minta Maaf dan Tersenyum

Ibu Eny Sudah Pulang ke Rumah, Ketua RT: Sempat Minta Maaf dan Tersenyum

Megapolitan
Update Titik Banjir di Jakarta Pukul 18.00: Ada 9 Ruas Jalan yang Tergenang Air

Update Titik Banjir di Jakarta Pukul 18.00: Ada 9 Ruas Jalan yang Tergenang Air

Megapolitan
AKBP Dody Pakai 'Tangan' Orang Lain saat Tukar Sabu-sabu dengan Tawas

AKBP Dody Pakai "Tangan" Orang Lain saat Tukar Sabu-sabu dengan Tawas

Megapolitan
Kesal Tak Dilayani, Pemuda Pengangguran Tusuk PSK di Kamar Apartemen di Bekasi

Kesal Tak Dilayani, Pemuda Pengangguran Tusuk PSK di Kamar Apartemen di Bekasi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.