Kompas.com - 03/02/2020, 11:22 WIB
Penulis Cynthia Lova
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang perdana gugatan class action terkait banjir yang melanda Jakarta pada awal tahun akan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, pada Senin (3/2/2020) ini.

Adapun gugatan itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sidang perdana ini diagendakan untuk pengecekan administrasi baik itu dari tergugat (Anies) maupun penggugat.

"Ini nanti agendanya pengecekan administrasi berkas gugatan dulu, lalu kelengkapan kami lawyernya bener tidak nih dapat kuasanya, surat mana kuasanya. Lalu orangnya yang mana," ujar Aziz Tigor salah satu tim advokasi, di PN Jakpus, Senin ini.

Baca juga: 600 Warga Daftarkan Gugatan Class Action terkait Banjir Jakarta

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, hakim nantinya yang memutuskan apakah gugatan class action itu diterima atau tidak.

Aziz berharap, sidang perdana ini dihadiri pihak Anies yang saat ini jadi tergugat kasus banjir tersebut.

Adapun sebelumnya, Alvon K Palma, salah satu anggota tim advokasi korban banjir mengatakan, gugatan itu diajukan lantaran Anies sebagai gubernur dinilai lalai menjalankan tugasnya.

Sebab, tidak ada informasi dini terkait banjir dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada masyarakat, khususnya daerah kawasan yang di bantaran Kali Ciliwung.

Baca juga: Gugatan Class Action soap Banjir Jakarta Didaftarkan Siang Ini

"Kan gitu, silahkan aja diverifikasi apakah memang ada atau tidak (peringatan dini). Buktinya 23 Desember itu dikasih tahu sama BMKG. Namun, tanggal 31 Desember hingga1 Januari itu tidak ada pemberitahuan kepada masyarakat," ujar Alvon.

Selain itu, gugatan itu juga diajukan lantaran Pemprov DKI dinilai tidak merespons cepat korban yang terdampak akibat banjir itu.

Misalnya, ada sejumlah warga yang tidak terevakuasi, kurangnya logistik, dan perlengkapan medis terdistribusi ke beberapa wilayah.

Melalui gugatan itu, warga menuntut Anies membayar uang kompensasi kerugian korban banjir sebesar Rp 42 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Perajin Kecilkan Ukuran Tempe karena Harga Kedelai Naik, Diprotes Konsumen hingga Tak Laku

Cerita Perajin Kecilkan Ukuran Tempe karena Harga Kedelai Naik, Diprotes Konsumen hingga Tak Laku

Megapolitan
Protes Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe: Saya Minta Tolong kepada Presiden...

Protes Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe: Saya Minta Tolong kepada Presiden...

Megapolitan
Tawuran Geng Pelajar di Bekasi, Satu Orang Tewas Kena Bacok

Tawuran Geng Pelajar di Bekasi, Satu Orang Tewas Kena Bacok

Megapolitan
Curi Belasan Motor, Putri Pedangdut Imam S Arifin Ditangkap Polisi

Curi Belasan Motor, Putri Pedangdut Imam S Arifin Ditangkap Polisi

Megapolitan
Laporkan Rizky Billar atas Dugaan KDRT, Lesti Kejora Mengaku Dianiaya

Laporkan Rizky Billar atas Dugaan KDRT, Lesti Kejora Mengaku Dianiaya

Megapolitan
Pengamat: Siapapun Gubernurnya, Dianggap Gagal kalau Jakarta Banjir dan Macet

Pengamat: Siapapun Gubernurnya, Dianggap Gagal kalau Jakarta Banjir dan Macet

Megapolitan
Anies Baswedan akan Resmikan Kampung Gembira Gembrong Sebelum Lengser

Anies Baswedan akan Resmikan Kampung Gembira Gembrong Sebelum Lengser

Megapolitan
PT MRT Jakarta Hendak Akusisi PT KCI, Pemprov DKI Ungkap Dampak Positifnya

PT MRT Jakarta Hendak Akusisi PT KCI, Pemprov DKI Ungkap Dampak Positifnya

Megapolitan
Pembangunan Jalan Layang Citayam Temui Hambatan, Ridwan Kamil: Pembebasan Lahannya Rumit

Pembangunan Jalan Layang Citayam Temui Hambatan, Ridwan Kamil: Pembebasan Lahannya Rumit

Megapolitan
Pemprov DKI Cari Investor untuk Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Pemprov DKI Cari Investor untuk Lanjutkan Proyek LRT Jakarta

Megapolitan
Pj Gubernur DKI Disebut Bakal Hadapi 4 Tugas Berat

Pj Gubernur DKI Disebut Bakal Hadapi 4 Tugas Berat

Megapolitan
Pengamat: Pj Gubernur DKI Jangan Politis

Pengamat: Pj Gubernur DKI Jangan Politis

Megapolitan
Saat SPBU Vivo Lebih Dipilih ketimbang Pertamina, Pembeli Tetap Ramai Meski Harga Naik...

Saat SPBU Vivo Lebih Dipilih ketimbang Pertamina, Pembeli Tetap Ramai Meski Harga Naik...

Megapolitan
Protes Harga Kedelai Naik, Perajin di Sunter Banting dan Hancurkan Tempe

Protes Harga Kedelai Naik, Perajin di Sunter Banting dan Hancurkan Tempe

Megapolitan
Pemprov DKI Ingin Akuisisi PT KCI Terealisasi, Sesuai Amanat Jokowi

Pemprov DKI Ingin Akuisisi PT KCI Terealisasi, Sesuai Amanat Jokowi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.