Kompas.com - 03/02/2020, 17:46 WIB
Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad di ruang Fraksi PSI, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIKetua Fraksi PSI Idris Ahmad di ruang Fraksi PSI, Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (13/11/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mengusulkan adanya uji publik terbuka untuk pemilihan calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Seperti diketahui, Riza Patria dari partai Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS merupakan cawagub DKI Jakarta.

Nama Riza dan Nurmansyah diserahkan DPRD DKI Jakarta melalui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Jika Terpilih Jadi Wagub DKI, Riza Patria Minta PSI Tetap Kritis

"Kami ini mitra kritis untuk eksekutif, harapan kami kepada calon wagub yang banyak kerja karena kami yakin kedua cawagub ini sudah punya potensi," ujar Idris Ahmad, Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta pada Senin, (3/2/2020).

Idris menambahkan, F-PSI ingin mendorong proses yang terbuka.

Gayung bersambut, kedua cawagub DKI Jakarta punya tujuan dan niat yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Idris berharap fraksi serta partai pendukung para cawagub juga dapat mewujudkan proses terbuka secara khusus sampai pemilihan terlaksana di DPRD.

F-PSI juga menginginkan para cawagub dapat mengisi "ruang kosong" pada pemprov DKI saat ini dengan banyak bekerja dan eksekusi.

Hal ini karena banyak hal yang tertinggal selama posisi cawagub kosong.

Baca juga: Soal Cawagub DKI, Gerindra: PKS Punya Hak, tetapi Kami Juga Punya Harapan

"Kami punya komitmen serta mekanisme mufakat untuk salah satu calon wakil gubernur," tambah Idris.

Melalui uji publik, maka komitmen para cawagub DKI Jakarta bisa diuji secara terbuka.

"Jika perlu uji keterbukaan itu didorong dengan menayangkan debat para cawagub di TV nasional sehingga masyarakat benar-benar terlibat," jelas Idris.

"Misalnya, komitmen mereka terhadap toleransi dan pancasila seperti apa. Memang tidak ada pertanyaan mengenai program kerja mereka, tetapi kami berhak mempertanyakan komitmen pandangan mereka terhadap partai kami," lanjut dia.

Idris berujar, uji publik terbuka sangat penting agar masyarakat tahu serta mengenal bagaimana potensi para cawagub DKI Jakarta.

"Prinsipnya, kami ini wakil rakyat. Ketika kami menggunakan hak pilih, kami harus mewakili suara rakyat atau konstituen kami mengingat betapa pentingnya harus menggali dan mempertajam kompetensi dari dua calon gubernur ini," tambah Idris.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penggerebekan Ruko Pinjol di Cengkareng Berujung 6 Orang jadi Tersangka

Penggerebekan Ruko Pinjol di Cengkareng Berujung 6 Orang jadi Tersangka

Megapolitan
Kebakaran Rumah di Duri Kepa, Akses Jalan Sempit Sulitkan Petugas Damkar

Kebakaran Rumah di Duri Kepa, Akses Jalan Sempit Sulitkan Petugas Damkar

Megapolitan
Dukung Interpelasi Formula E Tetap Jalan, Ketua DPRD DKI: Sudah Semestinya Anies Jelaskan di Forum Resmi

Dukung Interpelasi Formula E Tetap Jalan, Ketua DPRD DKI: Sudah Semestinya Anies Jelaskan di Forum Resmi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Holywings Kembali Digerebek | Lokasi Sirkuit Formula E Masih Tanda Tanya

[POPULER JABODETABEK] Holywings Kembali Digerebek | Lokasi Sirkuit Formula E Masih Tanda Tanya

Megapolitan
Ganjil Genap di Jalan Sudirman, Thamrin, Rasuna Said Hanya Berlaku Senin-Jumat

Ganjil Genap di Jalan Sudirman, Thamrin, Rasuna Said Hanya Berlaku Senin-Jumat

Megapolitan
Transjakarta Rute Stasiun Manggarai-UI Depok Kembali Beroperasi

Transjakarta Rute Stasiun Manggarai-UI Depok Kembali Beroperasi

Megapolitan
Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Kemayoran, Korban Alami Luka-luka

Satu Keluarga Jadi Korban Tabrak Lari di Kemayoran, Korban Alami Luka-luka

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Mulai Hari Ini, Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Megapolitan
Perempuan di Cipete Selatan Dijambret Saat Sapu Halaman, Kalung Emas 8 Gram Raib

Perempuan di Cipete Selatan Dijambret Saat Sapu Halaman, Kalung Emas 8 Gram Raib

Megapolitan
Mobil Grand Livina Terbakar di Jalan TB Simatupang, Pengemudi Alami Luka Bakar Ringan

Mobil Grand Livina Terbakar di Jalan TB Simatupang, Pengemudi Alami Luka Bakar Ringan

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 2 Kasus Covid-19 dan 7 Pasien Sembuh di Tangerang

Megapolitan
Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Minimarket di Condet Ambruk, Satu Orang Patah Tulang

Megapolitan
Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Wagub DKI Singgung Masalah Listrik dan Puntung Rokok Penyebab Kebakaran di Ibu Kota

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

UPDATE 17 Oktober: Bertambah 8 Kasus Covid-19 dan 3 Pasien Sembuh di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 17 Oktober: DKI Jakarta Catat Penambahan 131 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.