Dua Bulan, Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 7,5 Kg Sabu hingga 6,3 Kg Tembakau Gorila

Kompas.com - 03/02/2020, 19:07 WIB
Barang bukti narkotika disita Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta kasus Penyelundupan Narkotika di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (3/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBarang bukti narkotika disita Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta kasus Penyelundupan Narkotika di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, Senin (3/2/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Banten, mengungkap enam kasus penyelundupan narkoba di sekitar kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Finari Manan mengatakan, enam kasus tersebut merupakan hasil penindakan dalam kurun waktu dua bulan.

"Dalam periode akhir tahun 2019 sampai akhir Januari 2020," kata dia saat konferensi pers di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Senin (3/2/2020).

Dari enam kasus penyelundupan tersebut, disita barang bukti seberat 7,5 kilogram Metamphetamine atau Sabu, 1,3 Kilogram Ganja sintesis (cair), dan 6,3 Kilogram Tembakau Gorila.

Selain itu, dari enam kasus Penyelundupan Narkotika tersebut, Bea Cukai bersama kepolisian berhasil menahan 16 tersangka.

"Tiga warga negara Nepal, satu warga negara India, satu warga negara Nigeria, dan satu warga negara Malaysia," tutur dia.

Para pelaku dijerat dengan UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana maksimal hukuman mati atau kurungan seumur hidup.

Finari menekankan, pemberantasan penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat tak bisa dilakukan sendiri.

"Dibutuhkan peran aktif masyarakat dalam membendung peredaran narkotika dan menyelamatkan generasi penerus dari penyalahgunaan Narkotika ini," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Setelah Didata Pemprov DKI, Pendaftar Kartu Pekerja Akan Diverifikasi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Dampak Covid-19, Pemprov DKI Sebut 88.835 Pekerja Kena PHK dan Dirumahkan

Megapolitan
Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X