Anies Pernah Ajukan LRT Pulogadung-Kebayoran Lama Jadi Proyek Strategis Nasional

Kompas.com - 04/02/2020, 17:32 WIB
Suasana peron stasiun LRT Velodrome pada masa uji coba publik LRT Jakarta, Rabu (12/6/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DSuasana peron stasiun LRT Velodrome pada masa uji coba publik LRT Jakarta, Rabu (12/6/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah mengajukan surat permohonan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi agar proyek light rail transit ( LRT) koridor Pulogadung-Kebayoran Lama dijadikan proyek strategis nasional ( PSN).

Hal itu diungkapkan Direktur Prasarana Perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Heru Wisnu Wibowo.

"Waktu itu kalau enggak salah ada surat dari Pak Gubernur (Anies) ke Menteri (Budi Karya), untuk minta dukungan ( proyek LRT Pulogadung-Kebayoran Lama) sebagai PSN," ujar Heru, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Kemenhub Minta LRT Pulogadung-Kebayoran Lama Jadi Feeder MRT

Heru menjelaskan, pemerintah daerah memang bisa mengusulkan proyek di daerahnya menjadi PSN. Proyek yang diusulkan menjadi PSN harus mendapatkan rekomendasi dari menteri.

Karena itulah, Anies meminta rekomendasi Menteri Perhubungan agar proyek LRT Pulogadung-Kebayoran Lama yang akan dikerjakan Dinas Perhubungan DKI Jakarta menjadi PSN.

Namun, Kemenhub belum mengeluarkan rekomendasi agar proyek LRT Pulogadung-Kebayoran Lama menjadi PSN.

Kemenhub justru meminta Pemprov DKI mengubah rencana trase proyek LRT tersebut karena berimpitan dengan trase mass rapid transit (MRT) koridor timur-barat (Cikarang-Ujung Menteng-Kalideres-Balaraja) yang sudah lebih dulu menjadi PSN.

Trase MRT koridor barat-timur juga sudah tercantum dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2018 tentang Rencana Induk Transportasi Jabodetabek (RITJ), sementara rencana trase LRT Pulogadung-Kebayoran Lama tidak tertuang dalam perpres itu.

"Kami usulkan trasenya itu menyesuaikan dengan MRT east-west," kata Heru.

Pemprov DKI Jakarta berencana membangun LRT koridor Pulogadung-Kebayoran Lama sepanjang Rp 19,7 kilometer.

LRT tersebut akan dibangun dengan skema pembiayaan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai investasi sekitar Rp 15 triliun.

Baca juga: Bukan Batal, Kemenhub Minta Pemprov DKI Ubah Rute LRT Pulogadung-Kebayoran Lama

LRT Pulogadung-Kebayoran Lama akan melintasi Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Letjend Suprapto, Senen, Tugu Tani, Jalan Kebon Sirih, Tanah Abang, Jalan KS Tubun, hingga Kebayoran Lama.

Namun, rencana trase itu berimpitan dengan trase MRT koridor timur-barat. Trase MRT koridor timur-barat juga melintasi wilayah-wilayah tersebut.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X