Kompas.com - 04/02/2020, 20:59 WIB
Hujan deras yang mengguyur Jabodetabek membuat akses jalan ke Madrasah Ibtidiyah (MI) Nurul Falah di Ciater Raya, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (3/2/2020) terendam banjir. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiHujan deras yang mengguyur Jabodetabek membuat akses jalan ke Madrasah Ibtidiyah (MI) Nurul Falah di Ciater Raya, Rawa Mekar Jaya, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (3/2/2020) terendam banjir.

 

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) untuk mengatasi banjir di wilayah Tangerang Selatan.

Salah satunya di kawasan Perumahan Pesona Serpong, Setu, Tangerang Selatan yang dinilai menjadi wilayah rawan banjir.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, salah satu upaya mengantisipasi banjir di wilayah tersebut dengan mengeruk kali Cisadane.

Baca juga: Banjir Rendam Akses Jalan ke Sekolah di Ciater, Serpong

"Kali Cisadane sebelah sana. Kita sudah usulkan dalam diskusi ada peninggian tanggul minimal, sambil kalinya di keruk 2 sampai 3 kilometer mengikuti aliran air. Jangan hanya di sini saja, nanti air malah menggenang di sini," kata Benyamin saat mengunjungi lokasi, Selasa (4/2/2020).

Menurut Benyamin, meski solusi tersebut terkesan sederhana, namun dianggap bisa meminimalisir banjir.

Nantinya, upaya lain juga akan dilakukan dengan berkoordinasi dengan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek) dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

"Ini untuk mencari solusi gimana cara mengurangi debit air di lingkungan sini dan apa yang harus kita lakukan. Karena secara teknis dia punya laboratoriumnya dan segala macam," kata Benyamin.

Benyamin sendiri belum mengetahui realisasi upaya meminimalisir banjir di wilayah Pesona Serpong tersebut.

Baca juga: Jari Kaki Wanita Digigit Tikus di Bioskop, Summarecon Mall Serpong Buat Program Berantas Hama

Saat ini, kata Benyamin, upaya tersebut masih dilakukan kajian terutama pada internal BBWSCC.

"Jadi BBWS itu akan melakukan kajian dulu. Dia akan membahas di internal mereka," kata Benyamin.

Sementara untuk Puspiptek dan BPPT, Pemkot Tangsel akan melakukan kesepakatan teknis.

"Jadi nanti teknis BPPT melakukan apa, Puspiptek melakukan apa dan Pemda akan melakukan apa. Itu masih dibahas. Seperti itu," tutup dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

UPDATE Covid-19 di Depok, Ada 230 Kasus Baru

Megapolitan
UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

UPDATE: Kabupaten Bekasi Catat 140 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Polisi Petakan 10 Titik Penyekatan Pemudik di Kabupaten Bekasi, dari Jalan Alternatif hingga Tol

Megapolitan
Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Pemkot Pastikan Stok Pangan di Tangsel Aman Sepanjang Ramadhan 2021

Megapolitan
Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Penyekatan Pemudik di Kota Bekasi Masih Menanti Instruksi Pemerintah Pusat

Megapolitan
Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Layanan Bus AKAP Ditutup pada 6-17 Mei, Kepala Terminal Tanjung Priok: Tak Ada Penolakan dari PO Bus

Megapolitan
Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Antisipasi Aksi Teror Saat Ramadhan, Polisi Bakal Lakukan Patroli Berkala di Lokasi Rawan

Megapolitan
Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Damkar Tangkap Ular Sanca Batik 3 Meter yang Masuk Rumah Warga di Serpong

Megapolitan
PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

PHRI Sebut Pemprov DKI Akan Upayakan Vaksinasi Covid-19 untuk Pegawai Restoran dan Hotel

Megapolitan
Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Mudik Dilarang, Pemkot Belum Berencana Tutup Terminal Bekasi

Megapolitan
Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Pemkot Tangsel Larang Pawai Obor Jelang Ramadhan karena Bisa Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Diduga Intervensi, Terduga Pemerkosa Wanita Tunarungu di Bekasi Diminta Hormati Proses Hukum

Megapolitan
Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Penjual dan Pembeli Takjil di DKI Jakarta Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Jam Operasional Restoran di Jakarta Diperpanjang Selama Ramadhan, Ini Kata PHRI

Megapolitan
Lansia Depok Akan Diantar Jemput jika Daftar Vaksinasi Covid-19 di RSUI hingga 13 April

Lansia Depok Akan Diantar Jemput jika Daftar Vaksinasi Covid-19 di RSUI hingga 13 April

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X