Curi Rp 4,25 Miliar Milik Majikan, Dua Karyawan Kabur Saat Diinterogasi

Kompas.com - 05/02/2020, 07:00 WIB
Panit 1 Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKP Reza Fahlevi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/2/2020) KOMPAS.COM/WALDA MARISONPanit 1 Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKP Reza Fahlevi di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/2/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com -TOM, YUL, PAR, WIS, dan SUA menggasak uang sebesar Rp 4,25 miliar dari rumah majikannya.

Panit 1 Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Reza Fahlevi mengatakan lima tersangka yang terdiri dari TOM, YUL, PAR, WIS dan SUA sempat melarikan diri usai menggasak uang sebesar Rp 4,25 miliar dari rumah korban.

Upaya melarikan diri terutama dilakukan TOM, YUL dan WIS yang juga sebagai karyawan korban.

Reza menjelaskan upaya melarikan diri tersebut dilakukan pasca terjadinya aksi pembobolan yang dilakukan Selasa (31/12/2019) malam.

Baca juga: Begini Cara Lima Tersangka Pencuri di Rumah Majikan Habiskan Rp 4,25 Miliar, Beli Rumah hingga Kandang Ayam

Kala itu, rumah majikan sepi karena ditinggal liburan tahun baru ke Amerika Serikat.

Usai membobol rumah majikanya, YUL selaku sekuriti rumah dan WIS selaku penjaga binatang peliharan nekat kembali masuk pada Rabu (1/1/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sedangkan TOM tidak memilih untuk masuk kerja dan melarikan diri.

Niatan YUL dan WIS masuk kerja agar majikan tidak curiga ketika tahu uangnya sudah ludes.

"Ketika pemilik rumah tahu jika uang sebesar Rp 4,25 miliar raib, dia meminta asisten korban meminta semua pekerja berkumpul di rumah," kata Fahlevi sat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Selasa (4/2/2020).

Setelah semua berkumpul, WIS dan YUL pun diinterogasi terkait kasus pencurian tersebut. Namun selama proses interogasi, keduanya mulai tertekan lantaran takut terbongkar.

Baca juga: Majikan Liburan ke AS, Karyawan Curi Uang Rp 4,25 Miliar Saat Malam Tahun Baru

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BPK Temukan Pemborosan Rp 5,8 Miliar Proyek Pengadaan Masker N95 di Pemprov DKI Jakarta

BPK Temukan Pemborosan Rp 5,8 Miliar Proyek Pengadaan Masker N95 di Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
Angkot Jurusan Pulogadung Terjebur Kali di Cakung

Angkot Jurusan Pulogadung Terjebur Kali di Cakung

Megapolitan
Banjir 50 Cm yang Rendam Cipinang Melayu Sudah Surut

Banjir 50 Cm yang Rendam Cipinang Melayu Sudah Surut

Megapolitan
Polisi Selidiki Perampokan Pemotor yang Disebut Bawa Rp 100 Juta di Pondok Cabe

Polisi Selidiki Perampokan Pemotor yang Disebut Bawa Rp 100 Juta di Pondok Cabe

Megapolitan
Banjir 50 Cm Rendam Cipinang Melayu, Damkar Kerahkan Tiga Mobil Pompa untuk Sedot Genangan

Banjir 50 Cm Rendam Cipinang Melayu, Damkar Kerahkan Tiga Mobil Pompa untuk Sedot Genangan

Megapolitan
Komisaris Utama PT ASA yang Diduga Dalang Penimbunan Obat Covid-19 Ditahan Polisi

Komisaris Utama PT ASA yang Diduga Dalang Penimbunan Obat Covid-19 Ditahan Polisi

Megapolitan
Seorang Polisi Gugur Saat Amankan Vaksinasi Covid-19 di Kembangan

Seorang Polisi Gugur Saat Amankan Vaksinasi Covid-19 di Kembangan

Megapolitan
RT di Cimanggis Disebut Ancam Warga yang Tolak Bansos Disunat, Lurah: Tidak Bisa Dibenarkan

RT di Cimanggis Disebut Ancam Warga yang Tolak Bansos Disunat, Lurah: Tidak Bisa Dibenarkan

Megapolitan
Disdik DKI: Peluang Sekolah Cepat Dibuka jika Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Disdik DKI: Peluang Sekolah Cepat Dibuka jika Anak Usia 12-17 Sudah Divaksin Covid-19

Megapolitan
Polisi Sita 2 Ponsel yang Digunakan Rekam Aksi Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan

Polisi Sita 2 Ponsel yang Digunakan Rekam Aksi Dinar Candy Berbikini di Pinggir Jalan

Megapolitan
Cuma Satu Dokter yang Bertugas, Vaksinasi di SDN 25 Kramatjati Hanya Layani 100 Orang Per Hari

Cuma Satu Dokter yang Bertugas, Vaksinasi di SDN 25 Kramatjati Hanya Layani 100 Orang Per Hari

Megapolitan
Video Viral Toko Sembako di Jelambar Kemalingan, Korban Mengaku Rugi Rp 60 Juta

Video Viral Toko Sembako di Jelambar Kemalingan, Korban Mengaku Rugi Rp 60 Juta

Megapolitan
Adik Dinar Candy Diperiksa Polisi karena Rekam Aksi Kakaknya Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Adik Dinar Candy Diperiksa Polisi karena Rekam Aksi Kakaknya Pakai Bikini di Pinggir Jalan

Megapolitan
Video Viral Adu Jotos Siswi SMP, Begini Kronologi Versi Polisi

Video Viral Adu Jotos Siswi SMP, Begini Kronologi Versi Polisi

Megapolitan
Cerita Dokter Internship Bergaji Rp 3 Juta Saat Pandemi: Beli APD Sendiri, Kerja Bisa 24 Jam

Cerita Dokter Internship Bergaji Rp 3 Juta Saat Pandemi: Beli APD Sendiri, Kerja Bisa 24 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X