Benyamin Klaim Berpasangan dengan Anak Bupati Serang di Pilkada Tangsel, Ini Kata Golkar

Kompas.com - 06/02/2020, 07:28 WIB
Ilustrasi pilkada KOMPAS/TOTO SIHONOIlustrasi pilkada

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wakil Ketua Bidang Organisasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Tangerang Selatan, Sukarya angkat bicara perihal penyataan bakal calon wali kota Tangsel Benyamin Davnie yang mengklaim akan bersanding dengan Pilar Saga Ichsan.

Menurut Sukarya, meski Pilar merupakan kader Golkar Provinsi Banten, tetapi keputusan penetapan calon yang akan diusung harus melalui mekanisme.

"Saya kan pengurus partai dan hal itu ada mekanismenya," kata Sukarya saat dihubungi, Rabu (5/2/2020).

Sukarya mengatakan, pernyataan Benyamin yang mengklaim akan bersanding dengan Pilar Saga juga tak dapat disalahkan.

Baca juga: Anak Bupati Serang Maju Pilkada Tangsel, Dinasti Atut Tak Rela Jauh dari Kekuasaan?

Namun, kata Sukarya, untuk kepastiannya harus menunggu hasil rapat pimpinan daerah (Rapimda) yang disebut akan berlangsung pada bulan ini.

"Boleh boleh saja. Siapapun boleh mengkaim. Tapi yang jelas tunggu saatnya. Nanti juga akan dirilis setelah Partai Golkar Tangsel melaksanakan rapimda khusus. Mudah-mudahan (rapimda) bulan ini akan diselenggarakan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Benyamin Davnie yakin bakal mendapat dukungan dari Partai Golkar dalam Pilkada Tangerang Selatan 2020.

Benyamin menyebut, dirinya akan dipasangkan dengan kader Golkar Pilar Saga Ichsan.

"Kira kira teman-teman sudah tahu semua DPD Golkar mengajukan Pilar Saga Ichsan namanya, kader Golkar Provinsi Banten untuk mendampingi saya," ucap Benyamin saat ditemui di kawasan Setu, Tangerang Selatan.

Baca juga: Disandingkan dengan Pilar Saga Ichsan Hadapi Pilkada Tangsel, Benyamin: Cakep Banget

Pilar adalah anak Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Sementara Tatu adalah adik dari mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan kakak ipar dari Airin Rachmie Diany, Wali Kota Tangsel sekarang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X