Viral Bocah SD Hendak Dibegal di Depok, Polisi Klaim telah Kantongi Identitas Pelaku

Kompas.com - 06/02/2020, 15:18 WIB
Adegan percobaan pembegalan oleh seorang pria di Cinere, Depok, Jawa Barat terhadap bocah berusia 12 tahun menggunakam celurit terekam CCTV, Jumat (31/1/2020). KOMPAS.com / VITORIO MANTALEANAdegan percobaan pembegalan oleh seorang pria di Cinere, Depok, Jawa Barat terhadap bocah berusia 12 tahun menggunakam celurit terekam CCTV, Jumat (31/1/2020).


DEPOK, KOMPAS.com - Sebuah video viral di media sosial, menampilkan adegan percobaan pembegalan oleh dua orang pria terhadap seorang bocah.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini bocah itu disebut masih duduk di bangku sekolah dasar.

Akun tersebut menulis, peristiwa yang terekam CCTV itu terjadi di bilangan Cinere, Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Polisi Tangkap Sekelompok Begal Bersenjata di Bekasi

Kepala Subbagian Humas Polres Metro Depok, AKP Firdaus membenarkan peristiwa itu terjadi di Cinere, namun sudah hampir sepekan berlalu.

Ia mengklaim, polisi telah mengantongi identitas pelaku.

"Kami menerima laporan pada Sabtu (1/2/2020) karena kejadiannya pada Jumat (31/1/2020). Korban berusia 12 tahun," ujar Firdaus kepada wartawan di Mapolres Metro Depok, Kamis (6/2/2020).

Dalam video yang beredar luas di jagat maya, korban yang bertubuh gempal itu tampak tenang ketika seorang pria berniat merebut sepeda motor yang ia duduki.

Pria begal itu kemudian mengacungkan celurit, namun si bocah justru balik berontak.

Ia selalu menarik tangan begal yang berupaya merebut sepeda motor serta mengayunkan celurit ke arahnya.

Tak lama berselang, pria kawan begal itu datang dan bahkan sempat menyerempet kaki kanan bocah itu.

Menurut video rekaman CCTV versi lengkap yang diterima Kompas.com, motor si bocah tak jadi digondol oleh 2 begal itu karena ia teriak minta tolong.

https://www.instagram.com/p/B8MCcnLjakh/?igshid=7p6mc6om6m5t

Sepasang begal itu lari tunggang-langgang ketika seorang tukang galon bermotor dan seorang satpam memegang sapu muncul dari arah belakang.

"Saat ini penyidik telah mengejar dan sudah dapat identitasnya. Ini kasusnya percobaan pencurian dengan kekerasan," ujar Firdaus.

"Korban ada luka di bagian pinggang akibat goresan senjata tajam," tutup dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Kamis, 1.000 Sopir Angkot di Kota Tangerang Akan Divaksin Covid-19

Megapolitan
Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Bocah 4 Tahun yang Sendirian di Pinggir Jalan Fatmawati Bertemu Ibunya di Polsek Cilandak

Megapolitan
Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Tangsel Masuk Zona Kuning, Total 7.802 Kasus Covid-19

Megapolitan
Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Sejumlah Guru di Tangsel Berharap KBM Tatap Muka Digelar Juli 2021

Megapolitan
Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Megapolitan
Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Megapolitan
UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Megapolitan
Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X