Cegah Tindak Kriminal dan Terorisme, Ribuan Personel Diterjunkan dalam Event Cap Go Meh di Bogor

Kompas.com - 06/02/2020, 20:25 WIB
Salah satu atraksi pertunjukan dalam perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival, Selasa (19/2/2019). KOMPAS.com / RAMDHANSalah satu atraksi pertunjukan dalam perayaan Cap Go Meh Bogor Street Festival, Selasa (19/2/2019).

BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor Kota siap menerjunkan 1.021 personel gabungan untuk mengamankan penyelenggaraan Bogor Street Festival Cap Go Meh, Sabtu (8/2/2020).

Ribuan personel yang dilibatkan tersebut berasal dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pemadam Kebakaran, organisasi masyarakat, Dinas Kesehatan, dan pengamanan internal panitia.

Wakil Kepala Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Arsal Sahban mengatakan, ada tiga hal yang akan menjadi atensi kepolisian selama kegiatan berlangsung, yakni kriminalitas, terorisme, dan lalu lintas.

Baca juga: Pemkot Bogor Dukung Penuh Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020

“Antisipasi masalah kriminalitas, baik street crime maupun kriminalitas yang sifatnya lain-lain karena dapat mengganggu. Itu akan kita antisipasi dari sekarang," ucap Arsal, Kamis (6/2/2020).

Arsal menuturkan, para personel akan disebar untuk mengantisipasi potensi ancaman, seperti terjadinya tindak kriminal dan aksi terorisme.

Dirinya menambahkan, pengamanan akan lebih diperketat mengingat event tersebut juga akan dihadiri sejumlah tamu VVIP, seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, Taipei Economic and Trade Office (TETO), dan beberapa perwakilan duta besar untuk Indonesia.

"Kami juga harus dapat memastikan tamu VVIP bisa lancar menuju ke lokasi acara serta ada tempat parkir yang representatif," tutur Arsal.

Selain penjagaan keamanan, sambung Arsal, kepolisian juga akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas saat event tersebut berlangsung.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Dinkes Kota Bogor Beri Perhatian Cap Go Meh

Jalan Suryakencana yang menjadi titik lokasi acara tersebut bakal ditutup. Penutupan jalan sendiri akan dimulai pukul 12.00 WIB.

Sehingga, untuk kendaraan yang mengarah ke Jalan Suryakencana akan dialihkan menuju Jalan Empang dan Jalan Juanda.

"Penutupan tersebut termasuk jalur-jalur lain yang mengarah ke Jalan Suryakencana, seperti Jalan Pedati, Jalan Pasar, Jalan Lawang Saketeng, Jalan Ranggagading, Gang Besi dan Gang Aut," kata Arsal.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Langkah Polisi dan Pemprov DKI Cegah Pemudik Balik ke Jakarta

Sejumlah Langkah Polisi dan Pemprov DKI Cegah Pemudik Balik ke Jakarta

Megapolitan
TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

TNI dan Polri Akan Pantau Warga Terapkan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

5 Penjelasan BMKG Soal Panasnya Cuaca Jabodetabek Belakangan Ini

Megapolitan
Bekasi Menuju 'New Normal' Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Bekasi Menuju "New Normal" Pandemi Covid-19: Restoran Dibuka, Pembelinya Dibatasi

Megapolitan
Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Pemprov DKI Godok Protokol Kesehatan untuk New Normal di Jakarta

Megapolitan
Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Masih Bingung soal Surat Izin Keluar Masuk Jakarta? Ini Segala Info Tentang SIKM

Megapolitan
Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Bantu Orang Mabuk, Warga Depok Malah Dikeroyok

Megapolitan
Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Wali Kota Depok: Penularan Lokal Covid-19 Masih Terjadi, Ekonomi Mulai Oleng

Megapolitan
Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Bantah Mal di Jakarta Buka Mulai 5 Juni, Anies: Itu Imajinasi, Itu Fiksi...

Megapolitan
Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Deteksi Mulai Gencar, Kasus Harian Covid-19 di Depok Naik Signifikan

Megapolitan
Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Kurva Kasus Positif Covid-19 Jakarta Menurun, Ini Rincian Data 47 Hari Penerapan PSBB

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Tak Punya SIKM, 5 Penumpang KA dari Surabaya Dikarantina di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Penerapan New Normal di Kota Bekasi, Ini Penjelasan Gubernur Emil

Megapolitan
UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

UPDATE 26 Mei: Bertambah 24 Kasus, Total 535 Orang Positif Covid-19 di Depok

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Wali Kota Tangerang Instruksikan Siapkan Kebijakan New Normal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X