Pule Gantikan Pohon yang Ditebang di Monas, Pemprov DKI: Harganya Lebih Mahal

Kompas.com - 07/02/2020, 06:46 WIB
Area sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang direvitalisasi, kembali ditanami pohon. Foto diambil Selasa (4/2/2020). KOMPAS.com/NURSITA SARIArea sisi selatan kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang direvitalisasi, kembali ditanami pohon. Foto diambil Selasa (4/2/2020).
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pohon pulai atau pule menjadi salah satu jenis pohon yang ditanam sebagai pengganti pohon-pohon yang ditebang untuk revitalisasi sisi selatan Monas.

Pohon pule itu ditanam di sisi kiri dan kanan area revitalisasi.

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta Heru Hermawanto mengatakan, harga pohon pule lebih mahal dibandingkan beberapa jenis pohon lainnya.

"Pule itu harganya berapa? Coba segede itu (yang ditanam di area revitalisasi Monas), harganya itu lebih mahal daripada pohon-pohon lain," ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Saat ditanya apakah harganya lebih mahal dibandingkan pohon mahoni dan trembesi yang ditebang, Heru menjawab harga pohon pule lebih mahal.

Baca juga: Revitalisasi Monas Tak Harus Tebang Pohon, Ini Penjelasan Arsitek Pemenang Sayembara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia kemudian mencari harga pohon pule di mesin pencari Google dan menunjukkan kepada wartawan. Harga yang tercantum di mesin pencari Google sekitar Rp 8,5 juta per pohon.

"Jauhan pohon pule (harganya dibandingkan mahoni, trembesi). Harga pohon pule mahal sekali. Ini (harga Rp 8,5 juta) masih kecil (ukuran pohonnya), segede itu (yang ditanam di Monas) enggak dapat segitu (harganya)," kata Heru sambil menunjukkan harga pohon pule di Google.

Heru berujar, pohon pule ditanam di sisi kanan dan kiri area revitalisasi berdasarkan rancangan desain revitalisasi Monas pemenang sayembara.

Berdasarkan desain, ada 16 pohon pule yang ditanam di area revitalisasi, yakni di delapan pohon di sisi kiri dan delapan pohon di sisi kanan. Ke-16 pohon itu sudah ditanam di area revitalisasi.

Namun, Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka meminta jumlah pohon yang ditanam di area revitalisasi ditambah.

Baca juga: Ditanya Keberadaan Pohon Monas yang Ditebang, Sekda DKI: Saya Mana Tahu

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makelar Tanah Normalisasi Ciliwung, Warga: Mereka Minta Bagian 25 Persen

Makelar Tanah Normalisasi Ciliwung, Warga: Mereka Minta Bagian 25 Persen

Megapolitan
Disdik Kota Bekasi Berencana Izinkan Kegiatan Ekstrakurikuler SD dan SMP

Disdik Kota Bekasi Berencana Izinkan Kegiatan Ekstrakurikuler SD dan SMP

Megapolitan
Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Soal Tuduhan Ibu Atta Halilintar Berhutang Rp 500 Juta, Polisi Tangkap dan Tahan Youtuber Savas

Megapolitan
Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Pemkot Tangerang Akan Gelar Sekolah Tatap Muka Tingkat SD Mulai 27 September

Megapolitan
Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Ada Makelar Tanah dalam Proyek Normalisasi Ciliwung, Warga Cawang: Kami Lapor ke Mana?

Megapolitan
Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Warga Cawang Tolak Makelar Tanah Terkait Proyek Normalisasi Ciliwung

Megapolitan
DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

DKI Jakarta Enggan Beri Denda Warga Penolak Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Ada Aturan Ganjil Genap, Ancol Siapkan Kantong Parkir dan Bus Gratis untuk Pengunjung

Megapolitan
Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Paket 5.052 Butir Ekstasi Dikirim dari Belgia, Polisi: Dikendalikan Dua Napi

Megapolitan
Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Rumah 2 Lantai Terbakar di Koja, 11 Mobil Damkar Diterjunkan

Megapolitan
Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Polisi Lakukan Olah TKP Ulang terkait Kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang

Megapolitan
Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Masih Pandemi, 974 WNA Masuk Indonesia lewat Bandara Soekarno-Hatta dalam 3 Hari

Megapolitan
Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Bongkar Paket dari Belgia, Polisi Temukan 5.052 Butir Ekstasi

Megapolitan
Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Tumpukan Sampah Tersangkut di Jembatan, Warga Cipayung Jaya Depok Khawatir Banjir

Megapolitan
Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Sebuah Mobil Tabrak 3 Motor di BSD, Tangsel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.