Rumah Banjir Ditinggal Mengungsi, Polisi Perketat Patroli di Kawasan Banjir

Kompas.com - 07/02/2020, 17:20 WIB
Banjir di Periuk Damai Kelurahan Periuk Kota Tangerang, Jumat (7/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBanjir di Periuk Damai Kelurahan Periuk Kota Tangerang, Jumat (7/2/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Polres Metro Tangerang Kota menggelar patroli pengamanan di rumah-rumah warga terdampak banjir yang ditinggal mengungsi pemiliknya.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, kegiatan patroli tersebut merupakan bagian dari Operasi Kemanusiaan yang dilakukan jajarannya.

"Operasi kemanusiaan terkait bencana alam. Dan tetap lakukan sampai kondisi situasi banjir di Tangerang sudah normal lagi," kata dia saat ditemui di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (7/2/2020).

Baca juga: Pemkot Tangerang Perkirakan Banjir Periuk Damai Bisa Surut 3 Hari ke Depan

Sugeng mengatakan, patroli dilakukan setiap hari khusus di wilayah terdampak banjir.

Dari Polsek Jatiuwung disiagakan sebanyak 58 personel.

"Secara bergantian kita libatkan piket setiap hari baik dari Polres dan Polsek," kata dia.

Sugeng mengatakan, memang saat ini belum ada warga yang melaporkan tindak kejahatan di tengah-tengah banjir besar di Periuk Kota Tangerang.

Akan tetapi, pasukan Polres Metro Tangerang Kota tetap disiagakan untuk membantu warga terdampak banjir.

Termasuk membantu membersihkan rumah-rumah warga terdampak di wilayah Kecamatan Periuk.

"Upaya-upaya membantu warga untuk bersih-bersih lingkungan dan bersih-bersih tempat ibadah dan tempat tinggal (terdampak banjir)," kata dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Anies: Isolasi Mandiri Bisa Dilakukan Sendiri atau Lewat Fasilitas Pemerintah

Megapolitan
Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Polisi Cekal dan Blokir KTP Cai Changpan yang Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Pesawat Kembali karena Gangguan Teknis, Lion Air Minta Maaf

Megapolitan
Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Wagub DKI: Jangan Hanya Lihat Penyebaran Kasus Covid-19, Lihat Juga Angka Kesembuhan

Megapolitan
Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar 'Rahasia Dapur'

Bisnis Gelap Lomba Lari Liar, Kucing-Kucingan dengan Polisi hingga Bongkar "Rahasia Dapur"

Megapolitan
Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Polisi Lengkapi Berkas Perkara Kasus Pesta Seks Sejenis di Apartemen

Megapolitan
89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

89 Persen Kelurahan di Depok Zona Merah, Ini Datanya

Megapolitan
Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Tersisa 22 Persen Tempat Tidur Isolasi dan 19 Persen Tempat Tidur ICU bagi Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

[POPULER JABODETABEK] Bahaya di Balik Manisnya Bola-bola Boba | Kabur dari Lapas, Cai Changpan Sempat ke Rumahnya

Megapolitan
Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Sederet Fakta Baru Kaburnya Terpidana Mati Cai Changpan dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Warga DKI Cari Hiburan ke Bodetabek saat PSBB, Wagub: Itu Konsekuensi

Megapolitan
Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Kafe di Bekasi Bandel soal Protokol Kesehatan, Longgarnya Pengawasan Pemkot?

Megapolitan
Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Sempat Zona Oranye, Depok Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

UPDATE 29 September: Bertambah 130 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 1.275 Pasien Masih Ditangani

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta dan Bogor Cerah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X