Polisi Terbitkan Puluhan Surat Kehilangan Korban Banjir di Kota Tangerang

Kompas.com - 07/02/2020, 17:41 WIB
Banjir di Periuk Damai Kelurahan Periuk Kota Tangerang, Jumat (7/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOBanjir di Periuk Damai Kelurahan Periuk Kota Tangerang, Jumat (7/2/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Puluhan surat kehilangan dokumen berharga diterbitkan Polres Metro Tangerang Kota pascabencana banjir di Kota Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan, jumlah penerbitan surat kehilangan untuk dokumen berharga sudah mencapai puluhan.

"Ada puluhan, nggak sampe ratusan. Sudah mengajukan itu ada puluhan, baik itu sertifikat, akta jual beli, BPKB roda dua, empat dan lain-lain," kata dia saat ditemui Kompas.com di Polres Metro Tangerang Kota, Jumat (7/2/2020).

Baca juga: Wali Kota Tangerang: Kerugian Banjir Awal Tahun 2020 Capai Rp 1,3 Triliun

Sugeng mengatakan, kepolisian akan membantu memberikan surat keterangan hilang sesuai dengan keterangan pemohon dan pemilik dokumen.

"Kami akan tetap bantu dengan berikan surat keterangan dan kemudian bisa urus kembali duplikat surat-suratnya," kata dia.

Begitu juga dengan surat kendaraan bermotor, baik roda empat dan roda dua yang mungkin terendam.

Kepolisian akan memfasilitasi surat keterangan untuk dilakukan penerbitan surat-surat kepemilikan kendaraan kembali.

Baca juga: Warga Minta Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Beri Solusi, Bukan Bergurau soal Banjir

Adapun puluhan laporan surat kehilangan atau rusak tersebut merupakan akumulasi dari banjir awal tahun pada Januari lalu.

Kota Tangerang dilanda banjir besar dua kali dalam kurun dua bulan terakhir.

Pada 1 Januari lalu, 13 kecamatan 52 kelurahan di Kota Tangerang direndam banjir bersamaan dengan banjir besar Jabodetabek.

Banjir kedua pada 1 Februari yang merendam 3 kecamatan yakni Benda, Jatiuwung dan Periuk.

Banjir terparah terjadi di Periuk tepatnya di kelurahan Gembor, Gebang Jaya dan Periuk yang tidak kunjung surut sampai 7 hari lamanya

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X