Kecewa Kinerja 100 Hari Jokowi-Ma'ruf, Mahasiswa Bogor Bakar Ban

Kompas.com - 07/02/2020, 19:26 WIB
Sejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban di depan Kantor Balai Kota Bogor, Jumat (7/2/2020). Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja 100 hari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. KOMPAS.COM/RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban di depan Kantor Balai Kota Bogor, Jumat (7/2/2020). Dalam aksi tersebut mereka menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja 100 hari Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.

BOGOR, KOMPAS.com - Aksi bakar ban mewarnai unjuk rasa para demonstran yang kecewa dengan kinerja 100 hari kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di depan Kantor Balai Kota Bogor yang berseberangan dengan Istana Kepresidenan, Jumat (7/2/2020).

Para demonstran yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Se-Bogor Raya itu tetap melakukan aksinya hingga sore walau hujan.

Koordinator Aksi BEM Se-Bogor Raya Muhammad Abdul Mukhtar menilai, dalam 100 hari Jokowi-Ma'ruf berkuasa, banyak permasalahan belum diselesaikan.

Baca juga: 100 Hari Jokowi-Ma’ruf, Ini 5 Menteri Paling Banyak Dibicarakan di Twitter

Abdul mengatakan, aksi unjuk rasa itu adalah ekspresi kekhawatiran mahasiswa yang menilai bangsa ini sedang tidak baik-baik saja.

Para mahasiswa meminta Presiden Jokowi melakukan evalusi secara menyeluruh terhadap Kabinet Indonesi Maju.

Mahasiswa juga meminta Presiden  mengusut tuntas sejumlah kasus korupsi yang terdapat di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Grafik Covid-19 11 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 18 Pasien Diklaim Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 11 Agustus di Depok: Temuan 16 Kasus Baru, 18 Pasien Diklaim Pulih

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan Nanti Malam

Prakiraan Cuaca BMKG: Bogor, Bekasi, dan Depok Hujan Nanti Malam

Megapolitan
Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Begini Cara MRT Jakarta Relokasi Pohon di Monas dan Thamrin yang Terkena Proyek

Megapolitan
Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Gumpalan Minyak di Perairan Pulau Pari Diduga Berasal dari Kapal yang Melintas

Megapolitan
Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Dirut Sebut Pengerjaan MRT Fase 2A Bagian dari Pemulihan Ekonomi

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Perairan Pulau Pari Dibersihkan dari Limbah Gumpalan Minyak, Terkumpul 380 Karung

Megapolitan
Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Dituduh Culik Anak hingga Fotonya Disebar, Pria di Bogor Lapor Polisi

Megapolitan
40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

40 Truk Keliling Tangerang Semprot Disinfektan, Wakil Walkot Sebut untuk Ingatkan Pandemi Belum Usai

Megapolitan
UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

UPDATE 10 Agustus: 17 RW di 15 Kelurahan Kota Bekasi Masuk Zona Merah

Megapolitan
UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

UPDATE 11 Agustus: Bertambah 10, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini Ada 647

Megapolitan
Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Dituding Lecehkan Anak-anak secara Seksual, Pria di Citayam Nyaris Diamuk Warga

Megapolitan
Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Perairan Pulau Pari Tercemar Gumpalan Minyak Berwarna Hitam

Megapolitan
Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Kembali Bertambah

Megapolitan
Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Hujan Deras dan Saluran Air Tersumbat, Kawasan Lenteng Agung Sempat Terendam

Megapolitan
Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Setelah Anji, Polisi Panggil Hadi Pranoto Terkait Video Temuan Obat Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X