Kompas.com - 07/02/2020, 23:01 WIB
Pekerja beraktivitas di lokasi proyek revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Kamis (6/2/2020). Proses revitalisasi TIM yang ditargetkan selesai pada tahun 2021 itu sudah memasuki tahap II yakni membongkar gedung Graha Bhakti Budaya dan Galeri Cipta I. ANTARA FOTO/Aprillio AkbarPekerja beraktivitas di lokasi proyek revitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Kamis (6/2/2020). Proses revitalisasi TIM yang ditargetkan selesai pada tahun 2021 itu sudah memasuki tahap II yakni membongkar gedung Graha Bhakti Budaya dan Galeri Cipta I.

JAKARTA, KOMPAS.com - Manager Komunikasi Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Yeni Kurnaen mengatakan, progres revitalisasi TIM telah mencapai 12.6 persen di tahap satu.

Pada tahap ini tengah berlangsung pembangunan gedung parkir dan relokasi Masjid Amir Hamzah serta bangunan panjang yang masih dalam pengerjaan.

"Saat ini kami sedang masuk proses pembongkaran GBB (Graha Bhakti Budaya) dan selanjutnya ada renovasi planetarium. Pembongkaran kurang lebih sudah empat hari ini," kata Yeni di TIM, Jumat (7/2/2020).

Baca juga: Gedung Graha Bhakti Budaya di TIM Dirobohkan, Pemprov DKI Akan Bangun Hotel

Menurut Yeni, pembongkaran gedung GBB  membuat beberapa ruangan yang ada di dalamnya seperti Sekretariat DKJ di Gedung Theather Jakarta dipindahakan ke Gedung Perpusatakaan.

"Toko bengkel deklamsinya Pak Jose Rizal dipindahkan ke Gedung Perpustaan. Semua masih di area TIM," ujarnya.

Dalam revitaliasi ini juga akan dibangun gedung pusat perfilman, serta Kine Forum dan Cinema XXI yang sempat diperbincangkan nasibnya setelah revitalisasi selesai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami rencanakan target rampung pada Juli 2021," ucapnya.

Banyak RTH

Setelah direvitalisasi TIM akan jadi lebih moderen, bahkan sebagai pusat kesenian internasional.

Namun, rencana revitaliasi itu dianggap oleh sejumlah pihak akan membatasi para seniman untuk bereksperesi.

Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, para seniman akan lebih terbuka untuk bereksperesi setelah TIM direvitalisasi.

Sebab, saat ini ruang terbuka hijau (RTH) yang ada di TIM hanya 11 persen dengan luas RTH 7.800 meter persegi. Setelah dilakukan revitaliasi, TIM akan memiliki RTH 27,2 persen atau luas 18.810 meter persegi.

"Jadi banyak ruang-ruang yang biasa diakses para seniman. Ini terbuka. Saya sedih lihat temen-temen berdeklamasi di tempat parkir, jadi tidak ada dasar untuk menakuti," kata Dwi Wahyu, pada 25 November 2019.

Selain akan memiliki RTH yang jauh lebih luas, ada beberapa bangunan yang dimoderenisasi seperti halnya gedung Pusat Dukumentasi Sastra HB Jassin. 

Tak hanya itu ada pula ruangan galeri seni. Di galeri itu akan ditampilkan karya seni lukis para seniman, sehingga lukisan itu tidak hanya disimpan, tetapi dipamerkan di dinding-dinding bangunan TIM yang baru.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul: UPDATE Revitalisasi TIM Baru Mencapai 12,6 Persen Tahap 1.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Tangerang: Stok Tabung Oksigen di Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Memadai

Dinkes Tangerang: Stok Tabung Oksigen di Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Memadai

Megapolitan
PPKM Mikro di Jakarta Diperpanjang, TMII Tutup Sementara

PPKM Mikro di Jakarta Diperpanjang, TMII Tutup Sementara

Megapolitan
Pemkot Tangerang Bakal Dirikan Dapur Umum di RW Zona Merah Covid-19

Pemkot Tangerang Bakal Dirikan Dapur Umum di RW Zona Merah Covid-19

Megapolitan
Polisi Kaji Wacana Penambahan Lokasi Penyekatan di Jakarta untuk Tekan Mobilitas Warga

Polisi Kaji Wacana Penambahan Lokasi Penyekatan di Jakarta untuk Tekan Mobilitas Warga

Megapolitan
Rencana Tarif Parkir Rp 60.000 Per Jam, Wagub DKI: Agar Berpindah ke Transportasi Publik

Rencana Tarif Parkir Rp 60.000 Per Jam, Wagub DKI: Agar Berpindah ke Transportasi Publik

Megapolitan
Polisi: Pelaku Gunakan Revolver dalam Penembakan Pemuda di Taman Sari

Polisi: Pelaku Gunakan Revolver dalam Penembakan Pemuda di Taman Sari

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Warga Tangsel Berusia 18 Tahun ke Atas Digelar 29 Juni, Tersedia 35.000 Dosis

Vaksinasi Covid-19 Warga Tangsel Berusia 18 Tahun ke Atas Digelar 29 Juni, Tersedia 35.000 Dosis

Megapolitan
Sentra Vaksinasi Tanah Abang Layani Warga Luar Jakarta

Sentra Vaksinasi Tanah Abang Layani Warga Luar Jakarta

Megapolitan
Kisah Tragis Donor Emas Monas, Dicap PKI dan Dibui pada Era Orde Baru

Kisah Tragis Donor Emas Monas, Dicap PKI dan Dibui pada Era Orde Baru

Megapolitan
Situs PPDB Banten Eror, Disdik Arahkan Siswa di Tangsel Daftar Offline

Situs PPDB Banten Eror, Disdik Arahkan Siswa di Tangsel Daftar Offline

Megapolitan
37 Warga Warakas Positif Covid-19, PKM Lokal Diterapkan hingga Konsumsi Disiapkan

37 Warga Warakas Positif Covid-19, PKM Lokal Diterapkan hingga Konsumsi Disiapkan

Megapolitan
Polisi: Jenazah Pasien Covid-19 yang Sempat Telantar di Sunter Tak Terdaftar sebagai Warga Setempat

Polisi: Jenazah Pasien Covid-19 yang Sempat Telantar di Sunter Tak Terdaftar sebagai Warga Setempat

Megapolitan
Akui Situs PPDB Gangguan, Dindik Banten Izinkan Orangtua Langsung Datangi SMA di Kota Tangerang

Akui Situs PPDB Gangguan, Dindik Banten Izinkan Orangtua Langsung Datangi SMA di Kota Tangerang

Megapolitan
Pasien Sedih Lihat Banyak Anak Kecil di Wisma Atlet, Ada yang Dipasang Selang

Pasien Sedih Lihat Banyak Anak Kecil di Wisma Atlet, Ada yang Dipasang Selang

Megapolitan
Air Kali Ciliwung Meluap, Permukiman Warga di Kebon Pala Banjir

Air Kali Ciliwung Meluap, Permukiman Warga di Kebon Pala Banjir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X