Banjir di Kelapa Gading gara-gara Hujan Deras dan Pembangunan Tol

Kompas.com - 09/02/2020, 16:52 WIB
Banjir masih menggenangi Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (8/2/2020) malam. Tribun Jakarta/Gerald Leonardo AgustinoBanjir masih menggenangi Jalan Boulevard Barat Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Sabtu (8/2/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, jadi salah satu wilayah langganan banjir beberapa waktu belakangan ini.

Kawasan itu sudah berulang kali tergenang sejak pertama kali banjir besar terjadi di awal tahun 2020. Sabtu (8/2/2020) kemarin, banjir kembali landa daerah tersebut.

Camat Kelapa Gading M Harmawan mengatakan, ada dua faktor yang menyebabkan Kelapa Gading jadi daerah rawan banjir.

"Faktor pertama itu curah hujan yang cukup deras," kata Harmawan, Minggu.

Baca juga: Cara Warga Pegangsaan Dua, Kelapada Gading, Berdamai dengan Banjir

Faktor kedua yang jadi penyumbang penyebab banjir di Kelapa Gading adalah pembangunan jalan tol Kelapa Gading - Pulo Gebang.

"Jadi memang harus diakui kalau pembangunan jalan tol itu mengganggu beberapa saluran air," ujar Harmawan.

Pembangunan jalan tol terjadi di Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading. Salauran air yang jadi tertutup akibat pembangunan membuat jalanan itu jadi yang paling gampang terendam banjir.

Efek yang paling dirasakan akibat banjir dan pembangunan jalan tol adalah rusaknya Jalan Boulevard Barat. Kerusakan itu bisa membahayakan pengendara.

Harmawan mengaku pihaknya akan berkoordinasi dengan pemborong pembangunan jalan tol untuk menutupi lubang-lubang di jalan.

"Jadi kami akan minta pelaksana pembangunan jalan tol itu untuk menutup lubang-lubang di sana," ujar Harmawan.

Baca juga: Sabtu Malam, Banjir di Jalan Boulevard Barat Raya Kelapa Gading Belum Surut



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Jelang Ramadhan 2021, Anies Ingatkan Warga Jakarta Selalu Taat Protokol Kesehatan

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 11 April: Tambah 21 Kasus di Kota Tangerang, 235 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 Dosis 1 untuk Nakes, Lansia dan Pelayan Publik DKI Jakarta Capai 50,9 Persen

Megapolitan
UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 11 April: Tambah 1.031 Kasus di Jakarta, 15 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Pohon Tumbang di Kebayoran Lama, Dua Rute Transjakarta Dialihkan

Megapolitan
Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Larangan Mudik, Kepala Terminal Poris: Perusahaan Otobus Lapang Dada

Megapolitan
Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Panduan Ibadah Ramadhan 2021 di Masjid dengan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Pohon Tumbang di Jalur Rel, Perjalanan KRL dari Tanah Abang Tak Tersedia

Megapolitan
Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Pohon Tumbang di Jalur Rel Kebayoran Lama, KRL Tak Bisa Melintas

Megapolitan
Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Kritik Tugu Sepeda, Anggota DPRD: Pemprov DKI Tak Peka Kebutuhan Pesepeda

Megapolitan
Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Ajaran Lia Eden Disebut Sesat, Mulai dari Halalkan Babi hingga Izinkan Shalat Dua Bahasa

Megapolitan
Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Jenazah Lia Eden Akan Dikremasi

Megapolitan
Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Lia Eden Meninggal Dunia pada Jumat 9 April 2021

Megapolitan
Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Mengenal Lia Eden yang Mengaku Dapat Wahyu dari Malaikat Jibril

Megapolitan
Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Seorang Karyawan Curi 14 Ponsel Dari Gerai yang Dia Jaga, Kerugian Korban Capai Rp 100 Juta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X