Terseret Arus Saat Berenang, Bocah Tewas Tenggelam di Kali Palayangan

Kompas.com - 09/02/2020, 22:47 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

TANGERANG, KOMPAS.com - Seorang bocah SD tewas tenggelam di Kali Palayangan, di Jalan Pintu Air RT 03 RW 06, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Minggu (9/2/2020).

Bocah bernama Mohammad Fazri (12) itu tenggelam saat berenang bersama tujuh teman-temannya.

Peristiwa Mohammad Fazri tewas tenggelam tersebut menghebohkan warga setempat. Di sekitar lokasi menjadi ramai warga yang melihat proses evakuasi korban.

Baca juga: Kronologi Bocah Tenggelam di Kali Pesanggrahan, Awalnya Sedang Berenang Bersama Teman

"Awalnya itu korban berenang di Kali itu bersama 7 orang temannya," ujar Kasubag Humas Polrestro Tangerang, Kompol Abdul Rachim kepada Warta Kota, Minggu.

Kemudian ketika asyik berenang, tiba-tiba korban terseret pusaran air di sungai tersebut.

Korban pun masuk ke tengah pusaran air dan langsung tenggelam.

"Lalu teman-teman korban panik meminta pertolongan kepada orang sekitar," ucapnya.

Situasinya berubah mendadak mencekam. Anak-anak jerit histeris meminta pertolongan.

"Ada warga sekitar yang mendengar keributan itu langsung berupaya untuk menolong," kata Rachim.

Warga pun mencoba menceburkan diri ke kali untuk mencari korban. Korban akhirnya ditemukan.

"Namun sayangnya korban dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah sakit Aqidah Parung Serab," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Terseret Arus Saat Berenang, Bocah SD Tewas Tenggelam di Kali Palayangan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Kelurahan Ancol Imbau Warga Antisipasi Banjir Rob, Aliran Listrik Dimatikan

Megapolitan
Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Kasus 219 Kg Ganja dari Aceh, Jaksa Tuntut 3 Terdakwa Hukuman Mati

Megapolitan
Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Bertambah 7 Kasus, Total 382 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang

Megapolitan
Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Rekonstruksi Suami Lansia Bunuh Istri di Tangerang, Berawal dari Minum Miras Bareng

Megapolitan
APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

APBD Kota Bekasi 2020 Diperkirakan Anjlok 50 Persen

Megapolitan
Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Mulai 8 Juni, 50 Persen PNS Pemprov DKI Bakal Mulai Kerja di Kantor

Megapolitan
Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Kerugian Ekologis Akibat Perdagangan Ilegal 153 Reptil di Bandara Soetta Sangat Besar

Megapolitan
Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Kurangi Bau Sampah, Damkar Tangsel Semprotkan Bahan Kimia ke TPA Cipeucang

Megapolitan
Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Masuk PSBB Proporsional, 16 RW di Kota Bekasi Masuk Zona Merah Covid-19, Berikut Daftarnya

Megapolitan
Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Banjir Rob di Sunda Kelapa, 1.089 Keluarga Terdampak

Megapolitan
Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Kecamatan Senen Rencanakan Rapid Test Kampung di 6 Kelurahan

Megapolitan
PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

PSBB Bogor, Aktivasi Mal Tunggu Perubahan Status Level Kewaspadaan

Megapolitan
Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Rumah Karaoke di Bekasi Boleh Beroperasi asal Karyawannya Rapid Test

Megapolitan
Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Rentetan Perampokan, Polisi Minta Minimarket Dijaga Sekuriti

Megapolitan
4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

4 RT Zona Merah Covid-19 di Kelurahan Kramat Gunakan Sistem Satu Pintu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X