PMI Gelar Trauma Healing buat Anak-anak Korban Banjir di Kota Tangerang

Kompas.com - 10/02/2020, 07:09 WIB
PMI Kota Tangerang gelar trauma healing di pengungsian GOR Total Persada Kelurahan Gembor Periuk Kota Tangerang, Minggu (9/2/2020) Humas PMI Kota TangerangPMI Kota Tangerang gelar trauma healing di pengungsian GOR Total Persada Kelurahan Gembor Periuk Kota Tangerang, Minggu (9/2/2020)

TANGERANG, KOMPAS.com - Puluhan anak korban banjir di perumahan Total Persada, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, mendapat pemulihan trauma berupa psychosocial support programme ( PSP) dari sukarelawan Palang Merah Indonesia ( PMI) Kota Tangerang.

Salah satu Relawan PMI Astuti mengatakan, pelayanan pendamping PSP itu untuk menghibur anak-anak dari rasa kesedihan dan mengembalikan senyum ceria mereka setelah 7 hari terendam banjir.

"Sedih dan tidak betah tergambar pada anak-anak yang terdampak banjir yang menggenangi rumahnya," kata Astuti, Minggu (9/2/2020).

Baca juga: Pemkot Tangerang Perkirakan Banjir Periuk Damai Bisa Surut 3 Hari ke Depan

Dengan program PSP tersebut, kata Astuti, ratusan anak korban banjir sudah mulai kembali ceria.

Pelayanan pendamping PSP diberikan kepada anak-anak para pengungsi yang berada lokasi Gor Total Persada Periuk Tangerang.

Ada beragam cara untuk menghibur anak-anak korban banjir, kata Astuti, di antaranya dengan cara permainan edukatif, bernyanyi, serta bercerita.

"Kami berharap mereka dapat menerima kenyataan dengan tetap memiliki semangat dan mental yang kuat," kata dia.

Kepala Biro Humas PMI Kota Tangerang Ade Kurniawan mengatakan, kegiatan PSP tersebut diadakan untuk menghilangkan trauma dari musibah yang dialami masyarakat terutama anak-anak korban banjir.

Baca juga: Banjir di Periuk Sulit Surut, Ini Penjelasan Wali Kota Tangerang

Menurut Ade, yang paling menderita dalam bencana banjir selama seminggu di Periuk adalah anak-anak.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

Megapolitan
Bima Arya Tunggu Hasil Swab Kedua untuk Dinyatakan Sembuh Covid-19

Bima Arya Tunggu Hasil Swab Kedua untuk Dinyatakan Sembuh Covid-19

Megapolitan
Jakarta Pandemi Covid-19, Pedagang Asongan Ini Mudik ke Tegal dan Akhirnya Menganggur

Jakarta Pandemi Covid-19, Pedagang Asongan Ini Mudik ke Tegal dan Akhirnya Menganggur

Megapolitan
Samsat Banten Berlakukan Kebijakan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor hingga 29 Mei

Samsat Banten Berlakukan Kebijakan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor hingga 29 Mei

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bentuk RW Siaga untuk Batasi Pergerakan Warga

Pemkot Bekasi Bentuk RW Siaga untuk Batasi Pergerakan Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X