Menangis di Ruang Sidang, Aulia Kesuma Mengaku Ingat Suami

Kompas.com - 10/02/2020, 17:10 WIB
Sidang pembacaan dakwaan Aulia Kesuma di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELASidang pembacaan dakwaan Aulia Kesuma di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Aulia Kesuma (AK), terdakwa pembunuhan berencana terhadap suaminya Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili (54) dan anak tirinya, M Adi Pradana alias Dana (23) menangis saat menghadiri sidang perdananya, Senin (10/2/2020).

Sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pukul 17.00 WIB.

Aulia menghadiri sidang perdananya bersama anaknya, Geovanni Kelvin.

Baca juga: Jaksa: Aulia Kesuma Berhubungan Badan Sebelum Membunuh Suaminya

Dia tampak mengenakan kerudung hitam dan rompi tahanan. Keduanya tampak menunduk sejak memasuki ruang persidangan.

"Kenapa menangis? Ingat sama siapa?" tanya Hakim Ketua, Yosdi kepada Aulia Kesuma.

"Ingat sama suami (Pupung)," jawab Aulia sambil menundukkan kepala.

"Hapus air matamu. Sudah menerima surat dakwaan?" tanya Yosdi kembali.

"Belum," jawab Aulia.

Baca juga: Pembunuh Bayaran Suruhan Aulia Kesuma: Saya Dijanjikan Kerja di Gudang, Bukan Membunuh

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebelumnya telah menggelar sidang perdana kasus pembunuhan yang melibatkan tersangka Aulia pada Kamis pekan lalu.

Dua terdakwa bayaran, yakni Sugeng (S) dan Agus (A), didakwa jaksa penuntut umum.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Polisi Buru Kawanan yang Merampok di Warung Sembako Ciracas

Megapolitan
Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Nasdem Tangsel Tunggu Arahan DPP Susun Strategi Pemenangan Muhamad-Sara

Megapolitan
KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

KAI Beri Diskon Tiket Kereta Api Jarak Jauh Sambut HUT ke-75 RI

Megapolitan
Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Seorang Pegawai Positif Covid-19, PN Jakbar Tutup hingga 10 Agustus

Megapolitan
Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Polisi Panggil Ahli Bahasa dan TI untuk Usut Kasus Anji dan Hadi Pranoto

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

RSPI Sulianti Saroso Antisipasi Lonjakan Pasien Covid-19

Megapolitan
Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Anies Targetkan Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Beroperasi 2021

Megapolitan
Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Dilaporkan Menipu, Oknum ASN Kota Tangerang Mengaku Hanya Bantu Korban

Megapolitan
Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Perempuan Ditemukan Tewas di Margonda Residence, Diduga Dibunuh

Megapolitan
Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Disnaker DKI Minta Kantor Pemerintahan Tutup Sementara bila Ada Pegawai Positif Covid-19

Megapolitan
Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Flyover Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bakal Selesai November 2020

Megapolitan
29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

29 Kantor Perusahaan di Jakarta Ditutup Sementara karena Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Tambah 43 Kasus Covid-19 dalam 4 Hari di Kabupaten Bekasi, Rata-rata Kerja di Jakarta

Megapolitan
Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Sejumlah Wartawan Positif Covid-19, Ini Imbauan AJI

Megapolitan
Dewan Pendidikan Kota Bekasi Imbau Warga Berbagi Wifi agar Siswa Bisa Belajar Online

Dewan Pendidikan Kota Bekasi Imbau Warga Berbagi Wifi agar Siswa Bisa Belajar Online

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X