Formula E di Monas, F-Golkar: Masyarakat Harus Dukung karena Berkesan bagi Dunia

Kompas.com - 10/02/2020, 22:11 WIB
Ajang balap Formula E yang digelar di sekitar Stadion Olimpiade Beijing, China, September 2014. Youtube/Michelin PassionAjang balap Formula E yang digelar di sekitar Stadion Olimpiade Beijing, China, September 2014.

JAKARTA, KOMPAS.com - Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendukung penuh penyelenggaran balap mobil listrik di Formula E, baik digelar di Monumen Nasional (Monas) maupun di Kawasan Medan Merdeka.

Andai jadi diselenggarakan di Monas, berarti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka.

"Formula E ini kan merupakan hajat dari Pemprov DKI menghelat kegiatan balap internasional, tentu kita harus berkoordinasi jangan sampai ada kesalahan lagi seperti kemarin ada revitalisasi Monas," ucap Sekretaris Fraksi Golkar Judistira Hermawan di ruang Fraksi Golkar, Gedung DPRD DKI, Senin (10/2/2020).

Baca juga: Dukung Formula E, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Anggap Jakarta Kekurangan Ajang Internasional

"Hal ini sudah dilakukan oleh Pemprov DKI dalam hal ini Pak Gubernur dan kami apresiasi Alhamdulillah dapat persetujuan dari komisi pengarah untuk bisa di Monas," lanjutnya.

Mengenai Monas sebagai cagar budaya, menurut Judis, lintasan Formula E tetap bisa ada di sekitarannya. Yang terpenting adalah tetap dijaga saat gelaran tersebut berlangsung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya pikir ada beberapa hal yang perlu dijaga, pertama tentu menjaga Monas itu sebagai cagar budaya, jangan sampai ada peralihan (perubahan), kemudian kerusakan yang bersifat destruktif dan sebagainya," kata dia.

Menurut dia, semua pihak termasuk warga Jakarta harus mendukung kehadiran Formula E di Jakarta sebagai ajang internasional.

Kehadiran Formula E juga bisa membuat pandangan terhadap Jakarta menjadi lebih baik.

"Saya pikir Jakarta seluruhnya pemerintah atau pun masyarakat harus mendukung ini, untuk memberikan kesan sekali kepada dunia bahwa kita adalah kota yang ramah terhadap wisatawan, jangan sampai Jakarta itu dilihat kota yang penuh demo saja," tutup kakak kandung artis Nia Ramadhani ini.

Baca juga: Malam Ini, Anies Akan Temui Jokowi Bahas Formula E di Monas

Diketahui, awalnya Komisi Pengarah Kawasan Medan Merdeka melarang ajang Formula E digelar di Monas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

UPDATE: Jakarta Tambah 41 Kasus Covid-19, Seorang Pasien Meninggal

Megapolitan
Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Pertama Kalinya, Depok Catat 0 Kasus Covid-19 dalam Sehari

Megapolitan
Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Pemprov DKI Tunda Turnamen Sepakbola IYC 2021 karena Varian Omicron

Megapolitan
RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

RS Harapan Kita: Lulung Masuk Keadaan Sadar, lalu Alami Pemburukan

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Disertai Angin Kencang

Megapolitan
RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos 'Lulung Dibuat Koma' Setelah Serangan Jantung

RS Harapan Kita Klarifikasi Kabar di Medsos "Lulung Dibuat Koma" Setelah Serangan Jantung

Megapolitan
Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Bus Sepolwan Tabrak Dahan Pohon, 3 Murid Polwan Terluka Kena Pecahan Kaca

Megapolitan
Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Jabat Ketua Presidium JKPI, Bima Arya Akan Benahi Pelestarian Budaya dan Pusaka di Indonesia

Megapolitan
Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Kecelakaan Berulang, TransJakarta Gandeng KNKT Audit Operasional

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Tangsel 82,9 Persen

Megapolitan
Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Serapan APBD Kabupaten Bekasi 2021 Hanya 60,79 Persen, Pemkab: Tahun Depan Harus Serius

Megapolitan
Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Bandar Sabu Jaringan Internasional Akui Tabrak Lari Polisi di Tol Palikanci

Megapolitan
Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Warga Diminta Mengungsi Selama Evakuasi Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Empat Bandar Narkoba Jaringan Internasional Ditangkap, Sabu Senilai Rp 91 Miliar Disita

Megapolitan
Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Kumpul di Bogor, 40 Kepala Daerah Bahas Isu Budaya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.