Satgas Antimafia Bola Jilid III Akan Bekerja Sama dengan Pom TNI

Kompas.com - 11/02/2020, 12:36 WIB
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2020). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELAWakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, Satgas Antimafia Bola Jilid III akan berkoordinasi dengan Polisi Militer (Pom) TNI dalam menjalankan tugasnya.

Menurut Gatot, koordinasi dan kerja sama itu dilakukan guna melahirkan atlet-atlet sepak bola yang berprestasi.

Selain itu, proses rekrutmen atlet-atlet diharapkan bisa transparan dan tidak ada lagi kasus pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola.

Baca juga: Satgas Antimafia Bola Jilid III Awasi Rekrutmen Timnas Indonesia U-20

"Kami berkoordinasi juga dengan Pom TNI sehingga kolaborasi kami, kerja sama kami, sinergi kami semakin menguatkan untuk mewujudkan sepak bola kita yang betul-betul bersih, bermartabat, berprestasi," kata Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (11/2/2020).

Gatot menambahkan, Satgas Antimafia Bola Jilid III juga berkoordinasi dengan stakeholder atau instansi pemerintah di daerah.

Tugas Satgas Antimafia Bola Jilid III adalah mengawasi dan memonitor pertandingan Liga 1, 2, dan 3. Tugas lainnya adalah mengawasi proses rekrutmen para pemain Piala Dunia U20 pada 2021.

"(Satgas Antimafia Bola) berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan sebagian sudah dilakukan di antaranya Satgas Antimafia Bola sudah berkoordinasi dan bekerja sama dengan Ketua PSSI, Menpora, manajemen klub," ungkap Gatot.

"Nantinya juga Satgas Antimafia Bola tingkat kewilayahan akan berkoordinasi juga dengan manajemen maupun klub-klub yang ada di wilayah masing-masing," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Idham Aziz menandatangani surat perintah dimulainya penyidikan (sprindik) Satgas Antimafia Bola Jilid III. Satgas itu mulai bekerja 1 Februari 2020 hingga tiga bulan ke depan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X