Polisi Kantongi Identitas Pemalsu KTP Para PSK di Bawah Umur di Kelapa Gading

Kompas.com - 11/02/2020, 15:56 WIB
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto  memberi keterangan terkait kasus PSK di bawah umur di Kelapa Gading, Selasa (11/2/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto memberi keterangan terkait kasus PSK di bawah umur di Kelapa Gading, Selasa (11/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi telah mengantongi identitas orang yang memalsukan KTP pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Polisi juga tengah mengejar pemalsu KTP itu.

"Jadi ini sedang kami lakukan pengejaran, identitas sudah kami kantongi mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi pelaku tersebut bisa kami tangkap," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto, Selasa (11/2/2020).

Budhi mengatakan, dari pengakuan tersangka muncikari PSK di bawah umur tersebut, mereka memesan KTP palsu pada satu orang buronan polisi tersebut.

Baca juga: Fakta soal Penampungan PSK di Kelapa Gading, Korban Dibohongi dan Dijebak Utang

Selain itu mereka hanya bertemu saat penyerahan KTP palsu. Sementara proses penyerahan data dan transaksinya, semua melalui media sosial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apakah perorangan ini suruhan sindikat atau jaringan yang lebih besar tanya tentunya harus kita proses, kita dalami lagi sampai dengan nanti pelaku yang berinteraksi dengan pelaku bisa tertangkap," ujar Budhi.

Sebelumnya, Polsek Kelapa Gading menggerebek sebuah apartemen di Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, yang dijadikan sebagai tempat penampungan PSK di bawah umur pada Kamis (6/2/2020).

Penggerebekan ini berawal dari laporan masyarakat terkait keberadaan penampungan PSK di bawah umur.

Baca juga: Miris, PSK di Bawah Umur Diberi Target Layani 50 Pria Hidung Belang dalam Sebulan

Lima orang tersangka yakni pasutri berinisial MC (35) dan SR (33), lalu RT (30) SP (36), dan ND (21) diamankan polisi.

Untuk mengelabui petugas, para tersangka itu membekali sembilan PSK di bawah umur itu KTP palsu.

Terhadap para tersangka polisi menyangkakan dengan Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.