Kompas.com - 12/02/2020, 14:31 WIB
Lucinta Luna saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020) KOMPAS.com/ MELVINA TIONARDUSLucinta Luna saat konferensi pers di Polres Metro Jakarta Barat, Rabu (12/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Artis peran Lucinta Luna alias LL, bersama HD (35), DAA (35), dan NHAM (22), menjalani pemeriksaan rambut di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Lido, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (12/2/2020).

"Tersangka LL bersama tiga yang diamankan kemarin kami lakukan pengecekan rambut di laboratorium BNN Lido," kata Kanit 2 Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat AKP Maulana Mukarom, saat dihubungi, Rabu.

Seusai melakukan pemeriksaan, polisi masih harus menunggu hasil pemeriksaan dalam tiga sampai empat hari mendatang.

Baca juga: Polisi: Lucinta Luna Terancam 5 Tahun Penjara

Adapun tujuan pemeriksaan rambut itu untuk memastikan secara jelas kadar obat-obatan yang dikonsumsi oleh Lucinta Luna.

"Pemeriksaan dilakukan untuk lebih menerangkan posisi perkaranya. Kalau keterangan dari pihak laboratorium, hasilnya sekitar tiga sampai empat hari lagi," kata Maulana.

Sebelumnya, Lucinta Luna diketahui berangkat dari Mapolres Jakbar menuju Lido, Bogor, sekitar pukul 10.45 WIB dan tiba di Lido sekitar pukul 12.30 WIB.

Polisi mengamankan Lucinta Luna dan tiga orang lainnya di salah satu apartemen yang berada di Jakarta Pusat pada Selasa (11/2/2020).

Baca juga: Lucinta Luna Ditahan di Blok Tahanan Wanita untuk Hindari Perudungan

Lucinta Luna dan ketiga rekannya ditangkap pada pukul 01.30 WIB dan langsung dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Barat.

Saat mereka diamankan, polisi menemukan tiga butir narkoba jenis ekstasi di keranjang sampah.

"Ada dua jenis obat dari tas Lucinta Luna. Pertama, tramadol dan riklona. Ini adalah obat penenang dan masuk golongan psikotropika," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Ada Lonjakan Pemudik Curi Start dari Depok, Jumlah Penumpang Bus Malah Merosot

Belum Ada Lonjakan Pemudik Curi Start dari Depok, Jumlah Penumpang Bus Malah Merosot

Megapolitan
KILLCOVID19 Jemput Bola Vaksinasi Lansia, Kerahkan Bus hingga Tenaga Medis

KILLCOVID19 Jemput Bola Vaksinasi Lansia, Kerahkan Bus hingga Tenaga Medis

Megapolitan
Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Bersaksi di Sidang Rizieq Shihab, Dokter RSCM Jelaskan Pemeriksaan Sampel Swab hingga Positif Covid-19

Megapolitan
Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Kebakaran di Taman Sari Hanguskan Ratusan Rumah, Gulkarmat DKI: Warga Terlambat Melapor

Megapolitan
Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Sekda Tangerang Selatan Ditunjuk Jadi Plh Wali Kota Gantikan Airin Rachmi Diany

Megapolitan
Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Sidang Lanjutan Rizieq Shihab Hari Ini, JPU Hadirkan Saksi dari RSCM, RS Ummi, hingga Mer-C

Megapolitan
Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Pemprov DKI Buka Sayembara Desain Jalur Sepeda Terproteksi, Total Hadiah Rp 52 Juta

Megapolitan
Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Kebakaran Taman Sari: Polisi Gelar Olah TKP dan Bantah Penyebab Musibah akibat Pertengkaran Suami Istri

Megapolitan
Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Kasus KDRT Serpong: Suami Paksa Istri Pompa ASI, Lakukan Kekerasan hingga Larang Bertemu Anak

Megapolitan
Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Kapten Fierda Panggabean dan Tragedi Merpati CN-235 di Gunung Puntang

Megapolitan
2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

2 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Jakarta Rabu Dini Hari

Megapolitan
Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Menelusuri Masjid Jami Tangkuban Perahu di Setiabudi

Megapolitan
Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Depok 13 Pekan Bertahan di Zona Oranye Covid-19

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Kota Bekasi Catat 163 Kasus Baru Covid-19, Selasa Kemarin

Megapolitan
Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Depok Catat 10 Kematian akibat Covid-19, Jumlah Terbanyak dalam Sehari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X