Satlantas Tangsel Gelar Razia Selama Dua Pekan, 2.150 Kendaraan Kena Tilang

Kompas.com - 12/02/2020, 18:37 WIB
Satlantas Polres Tangerang Selatan menggelar razia di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (12/2/2020). Operasi tersebut digelar untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan pengendara baik roda dua dan empat. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiSatlantas Polres Tangerang Selatan menggelar razia di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (12/2/2020). Operasi tersebut digelar untuk meminimalisir pelanggaran yang dilakukan pengendara baik roda dua dan empat.

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Satlantas Polres Tangerang Selatan menggelar razia kendaraan di wilayah Tangerang Selatan sejak awal Februari 2020, lalu.

Selama dua pekan menggelar operasi penegakan lalu lintas, tak kurang dari 2.150 kendaraan baik roda dua dan empat dikenakan tilang.

Kepala Urusan Bidang Operasional Satlantas Polres Tangsel Iptu Suprayitno mengatakan, razia yang digelar selama dua pekan terkhir bertujuan untuk mengantisipasi pelanggaran lalu lintas.

Baca juga: Jangan Nekat Terobos Busway, Sudah Banyak Terekam Kamera Tilang Elektronik

"Kami gelar operasi penegakan lalu lintas secara rutin. Sasaran kami pelanggaran laku lintas agar masyrakat lebih tertib lagi. Total sementara saat ini sudah ada 2.150, kami lakukan tilang," kata Suprayitno usai razia di Jalan Letnan Soetopo, Serpong, Tangsel, Rabu (12/2/2020).

Menurut Suprayitno, 2.150 pengemudi yang ditilang didominasi pengendara sepeda motor yang tidak memiliki kelengkapan helm, kaca spion, hingga surat izin mengemudi (SIM).

"Didominasi roda dua. Untuk pelanggarannya kelengkapan helm kemudian spion dan SIM. Tetapi ada kendaraan yang kami sita juga," ungkapnya.

Suprayitno menjelaskan, operasi dalam penegakan lalu lintas akan dilakukan setiap hari di wilayah Tangerang Selatan demi meminimalisir pengendara yang melanggar.

" Razia kita akan lakukan setiap hari kami akan lakukam di tempat berbeda. Dan untuk mencegah terjadi kejahatan di wilayah Tangsel," ucapnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

PSBB Proporsional Tahap 2, Pemkot Depok Longgarkan Salon hingga Rumah Ibadah dengan Syarat

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

[UPDATE] Grafik Covid-19 4 Juli di Depok: 10 Kasus Baru, 2 PDP Meninggal

Megapolitan
IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

IPB Jadi Tuan Rumah Acara Forum Rektor Indonesia, Jokowi Minta Perguruan Tinggi Berinovasi

Megapolitan
KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

KPAI Desak Polisi Segera Tangkap Ayah Tiri yang Perkosa Remaja di Tangsel

Megapolitan
UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

UPDATE 4 Juli: Bertambah 215, Kini Ada 12.039 Kasus Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Rasio Kasus Covid-19 di Kelurahan Kenari Jakpus Masih Tinggi, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Bacok Orang hingga Tewas Saat Tawuran di Tambora, Pria Ini Ditangkap di Cilacap

Megapolitan
Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Ojek Online Dilarang Angkut Penumpang di Kelurahan Zona Merah Depok

Megapolitan
CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

CFD Kota Bekasi Kembali Digelar Besok, PKL Dilarang Berjualan

Megapolitan
Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Ojek Online Boleh Angkut Penumpang di Depok mulai 7 Juli jika...

Megapolitan
Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Vaksin Covid-19 Belum Ditemukan, Wagub DKI Minta Warga Terbiasa Jalankan Protokol Kesehatan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Wagub DKI Sebut Banyak Pedagang Pasar yang Tak Mau Dites Swab

Megapolitan
Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Cemburu, Suami Bacok Istri di Hadapan Anak di Bekasi

Megapolitan
Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Petugas Sekuriti Diduga Cabuli 4 Anak di Tangerang, KPAI: Edukasikan Anak soal Cari Pertolongan

Megapolitan
 Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Wagub DKI: Kami Gencar Lakukan Tes Covid-19 dan Lampaui Standar WHO

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X