Formula E Disebut demi Tingkatkan Wisatawan dan Tak Langgar Pergub

Kompas.com - 13/02/2020, 07:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta Panitia Formula E dari FIA seusai konferensi pers Jakarta E-Prix di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta Panitia Formula E dari FIA seusai konferensi pers Jakarta E-Prix di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (20/9/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Direktur Komunikasi Panitia Penyelenggara Formula E Jakarta Hilbram Dunar mengatakan, balapan mobil listrik Formula E di kawasan Monas bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Menurut dia, acara balapan tersebut tidak menabrak ketentuan dalam Peraturan Gubernur Nomor 186 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Nomor 160 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Kawasan Monumen Nasional yang diterbitkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca juga: Ikon Jakarta dan Indonesia, Alasan Monas Dipilih Jadi Lokasi Formula E

Pergub itu salah satunya mengatur soal penggunaan Monas untuk kunjungan wisata.

"Untuk meningkatkan kunjungan wisata, kan Monas ikonik juga," ujar Hilbram di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Menurut Hilbram, cara untuk meningkatkan kunjungan wisatawan adalah dengan menggelar acara. Formula E merupakan bentuk acara yang akan digelar untuk mencapai tujuan tersebut.

"Ini event pariwisata karena ini namanya kan sportainment, wisata olah raga. Pariwisata ini harus datang dengan event, kalau kita bikin konser, itu kan wisata. Sekarang ini bentuk acaranya balapan," kata Hilbram.

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta sebelumnya memprotes rencana penggunaan Monas untuk ajang balap Formula E.

Anggota Fraksi PSI Eneng Malianasari mempersoalkan Fornula E yang menurutnya bertentangan dengan Pasal 10 Pergub Nomor 186 Tahun 2017.

Baca juga: Bantah Anies, Tim Ahli Cagar Budaya DKI Tak Pernah Beri Rekomendasi Formula E di Monas

Pasal 10 menyebutkan Monas hanya dapat digunakan untuk lima kategori kegiatan, yakni acara kenegaraan; acara yang bertujuan untuk kepentingan negara, pendidikan, sosial, budaya, dan agama.

Kemudian, acara bertemakan untuk memperkuat identitas Monumen Nasional (upacara); olahraga individual atau karyawan kantor di sekitar Jalan Medan Merdeka dalam kelompok kecil; serta kunjungan wisata.

Menurut Eneng, di dalam pergub tersebut tak tercantum soal balapan Formula E.

“Sekadar mengingatkan soal pergub. Formula E masuk kategori yang mana? Kami mengingatkan bahwa penyelenggaraan ini tuh setelah kami lihat kok berbenturan antara satu dengan aturan lain," kata Eneng, Selasa lalu. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Tertimpa Pohon Tumbang di Menteng, Sebuah Mobil Ringsek

Megapolitan
Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Banjir Setinggi 30 Cm Menggenangi Kawasan Citraland

Megapolitan
Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Sempat Tergenang, Banjir di Jalan Jenderal Sudirman dan Kolong Semanggi Sudah Surut

Megapolitan
Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Hujan Selama 3 Jam, Sejumlah Ruas Jalan di Jakarta Banjir

Megapolitan
Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Sempat Banjir, Kolong Jembatan Dukuh Atas Sudah Bisa Dilewati Kendaraan

Megapolitan
369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

369 Karyawannya Positif Covid-19, PT Epson Jadi Klaster Industri Terbesar

Megapolitan
Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Pemprov DKI Cairkan Dana Kartu Lansia dan Disabilitas Triwulan III

Megapolitan
Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Polisi Pastikan 5 Jenazah ABK di Dalam Freezer Tewas karena Miras Oplosan

Megapolitan
Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Kapasitas ICU Sering Penuh, Pemkot Bekasi Tambah 26 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

Megapolitan
Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

Megapolitan
Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

Megapolitan
Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

Megapolitan
Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

Megapolitan
Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

Megapolitan
Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X