4 Pencuri Bermodus Petugas PLN dan PAM Ditangkap Polisi

Kompas.com - 13/02/2020, 13:59 WIB
Konferensi pers kasus pencurian dengan modus menyamar sebagai petugas PLN dan PAM di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKonferensi pers kasus pencurian dengan modus menyamar sebagai petugas PLN dan PAM di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Polres Metro Jakarta Pusat menangkap empat pencuri yang beraksi di Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Empat orang itu melakukan pencurian di sebuah rumah dengan modus mengaku sebagai pegawai Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya.

"Modusnya berpura-pura menjadi pegawai PLN dan PAM. Kemudian menggedor pintu, korbannya keluar diajak ngobrol," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto di Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

Beberapa dari tersangka akan berpura-pura mengukur meteran air dan listrik dari rumah korbannya. Selagi perhatian korban teralihkan, salah satu tersangka akan menerobos masuk ke dalam rumah.

Baca juga: Kasus Pencurian Uang Majikan, Dilakukan oleh Pegawai yang Sudah 11 Tahun Bekerja

Tersangka akan mencari kamar utama korban dan mencari barang berharga di dalamnya berbekal sebuah obeng sambung untuk mencongkel laci dan lemari.

"Mereka sedapatnya saja. Di dalam lemari dapatnya Rp 8 juta diambil, ada jam tangan diambil jam tangan. Tapi hitungannya dia hanya menit. Jadi tidak mencari lebih daripada yang ada di situ. Dapat, dia keluar," ujar Heru.

Saat beraksi di Kampung Bali, mereka membawa kabur uang ringgit setara Rp 10 juta dari kamar korban.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Saat mendapat laporan kasus tersebut, polisi kemudian mencari keberadaan para tersangka.

Pada Selasa pekan lalu, polisi menemukan salah satu tersangka berinisial J di sebuah apartemen di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Saat ditangkap, J mengakui perbuatannya. Ia memberi tahu identitas teman-temannya yakni S, M, RA dan I.

S, M, dan RA telah ditahan di rumah tahanan Polres Metro Jakarta Pusat sementara I masih dalam pencarian.

Para tersangka kini dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Gandeng Ritase, PT APSD Bakal Digitalisasi Pengelolaan Gudang di Bandara

Megapolitan
Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Komunitas Bike to Work Merespons

Kapolri Setuju Jalur Sepeda Dibongkar, Komunitas Bike to Work Merespons

Megapolitan
ISSI DKI Minta Pembongkaran Jalur Sepeda Permanen Dipertimbangkan

ISSI DKI Minta Pembongkaran Jalur Sepeda Permanen Dipertimbangkan

Megapolitan
Andi Arief Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Ancaman di Media Sosial

Andi Arief Dilaporkan ke Polisi Terkait Dugaan Ancaman di Media Sosial

Megapolitan
Lurah Ciganjur Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup 2 Hari

Lurah Ciganjur Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Ditutup 2 Hari

Megapolitan
Plt Wali Kota Jaksel Sebut TNI AU Tawarkan Lakespra Dr Saryato sebagai Tempat Isoman

Plt Wali Kota Jaksel Sebut TNI AU Tawarkan Lakespra Dr Saryato sebagai Tempat Isoman

Megapolitan
Antisipasi Graha Wisata Ragunan Penuh, Pemkot Jaksel Siapkan Rusun Pasar Rumput

Antisipasi Graha Wisata Ragunan Penuh, Pemkot Jaksel Siapkan Rusun Pasar Rumput

Megapolitan
PPDB SD di Kota Tangerang Jalur Zonasi Dibuka, Posko bagi Orangtua yang Gaktek Disiapkan

PPDB SD di Kota Tangerang Jalur Zonasi Dibuka, Posko bagi Orangtua yang Gaktek Disiapkan

Megapolitan
Kasus Covid-19 Naik 159 Persen, Pemkot Tangerang Minta Kapasitas RS Ditambah

Kasus Covid-19 Naik 159 Persen, Pemkot Tangerang Minta Kapasitas RS Ditambah

Megapolitan
Update 16 Juni: Bertambah 9, Kini Ada 388 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Tangsel

Update 16 Juni: Bertambah 9, Kini Ada 388 Pasien Covid-19 yang Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Rumah Makan di Serpong Tetap Buka Usai Tertimpa Pohon Tumbang, Pemilik: Tetap Semangat Sajalah

Rumah Makan di Serpong Tetap Buka Usai Tertimpa Pohon Tumbang, Pemilik: Tetap Semangat Sajalah

Megapolitan
Terjerat Kasus Narkoba, Musisi Anji Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Terjerat Kasus Narkoba, Musisi Anji Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Megapolitan
Dua Jalur Zonasi PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

Dua Jalur Zonasi PPDB Jenjang SD di Kota Tangerang Dibuka Besok, Simak Tata Cara dan Syaratnya

Megapolitan
Seorang Pencuri Motor Tertangkap Basah Saat Hendak Beraksi di Kalideres

Seorang Pencuri Motor Tertangkap Basah Saat Hendak Beraksi di Kalideres

Megapolitan
Anji Akan Lakukan Asesmen untuk Rehabilitasi di BNN Pusat, Besok

Anji Akan Lakukan Asesmen untuk Rehabilitasi di BNN Pusat, Besok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X