PKS Depok Akui Belum Tentu 3 Kader yang Diumumkan Bakal Diusung Pilkada 2020

Kompas.com - 13/02/2020, 15:07 WIB
Tiga bakal calon Wali Kota Depok 2021-2026 yang diusung PKS, kiri-kanan: Imam Budi Hartoni, T Farida Rahmayanti, dan Hafid Nasir saat jumpa pers di Kantor DPD PKS Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (21/1/2020). 
Warta Kota/Vini Rizki AmeliaTiga bakal calon Wali Kota Depok 2021-2026 yang diusung PKS, kiri-kanan: Imam Budi Hartoni, T Farida Rahmayanti, dan Hafid Nasir saat jumpa pers di Kantor DPD PKS Kota Depok, Pancoran Mas, Depok, Selasa (21/1/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - PKS Kota Depok belum menjamin bahwa tiga kader yang telah ditetapkan sebagai bakal calon kandidat di Pilkada Depok 2020 pasti melaju dalam kontestasi.

Sejauh ini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Depok Jawa Barat telah mengerucutkan nama-nama kadernya hasil pemilu internal buat dicalonkan sebagai Wali Kota Depok periode 2021-2026.

Mereka, yakni Imam Budi Hartono (Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat), Moh. Hafid Nasir (Ketua DPD PKS Depok/Anggota DPRD Kota Depok), dan T. Farida Rachmayanti (Anggota DPRD Kota Depok).

"Itu karena pengajuan bakal calon wali kota diminta oleh pengurus pusat, agar sesuai prosedur dari (tingkat) bawah," ujar anggota tim pemenangan PKS Kota Depok, Ade Supriatna kepada Kompas.com, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Yakin Menang Pilkada Depok 2020, PKS: Mesin Partai Tak Terganggu Garbi dan Gelora

Ade menjelaskan, keputusan final soal kandidat yang bakal melaju sebagai calon penguasa Kota Depok ada di tangan pengurus pusat.

Tiga nama tersebut mungkin saja dijaring sebagai calon wali kota maupun wakil, namun tak menutup pula kemungkinan ketiganya tak "dipakai" dalam Pilkada Depok 2020.

"Kami belum tahu. Masih melihat dan menunggu, belum tentu juga mereka (tiga kader) yang maju," kata Ade.

"Intinya, yang kami usulkan ke pengurus pusat ya tiga nama itu. Pasti atau tidaknya, ya, tergantung yang di sana (pengurus pusat)," lanjut dia.

Baca juga: PKS Umumkan Tiga Bakal Calon Wali Kota Depok, Siapa Saja?

PKS berbekal 12 kursi di parlemen Kota Depok juga masih membuka pintu untuk koalisi dengan partai politik lain.

PKS masih melihat situasi buat kembali mengusung Mohammad Idris, Wali Kota Depok petahana dari kalangan nonpartai.

M Idris sebelumnya merupakan Wakil Wali Kota periode 2011-2016 mendampingi Wali Kota Depok Nur saat itu Nur Mahmudi Ismail.

Tiga partai, yakni PKS, Gerindra, dan Demokrat kemudian mengusung Idris sebagai calon wali kota saat Pilkada Depok 2015, berpasangan dengan Pradi Supriatna. Pasangan tersebut menang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trotoar Kerap Diokupasi, Koalisi Pejalan Kaki: Kita Sama Saja Sodorkan Nyawa Penyandang Disabilitas

Trotoar Kerap Diokupasi, Koalisi Pejalan Kaki: Kita Sama Saja Sodorkan Nyawa Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: Jalan Fatmawati-Blok M Itu Jalur Tengkorak

Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: Jalan Fatmawati-Blok M Itu Jalur Tengkorak

Megapolitan
Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Perubahan Jadwal Operasional MRT Jakarta

Berlaku Mulai Hari Ini, Berikut Perubahan Jadwal Operasional MRT Jakarta

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

[POPULER JABODETABEK] Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021 | Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Capai 3.578 Orang

Megapolitan
BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

BMKG: Cuaca Jakarta Diprakirakan Berawan Hari ini

Megapolitan
Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Waktu Keberangkatan MRT Jakarta Alami Penyesuaian Mulai 1 Maret

Megapolitan
Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Viral, Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen di Jalan Jenderal Sudirman

Megapolitan
5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

5.532 Meter Jalan Rusak di Kota Tangerang Diperbaiki, Wali Kota: Semoga Menambah Kenyamanan

Megapolitan
Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Cari Penjambret Kalung Emas 16 Gram di Pondok Cabe, Polisi: Motor Pelaku Tanpa Plat Nomor, Tak Ada Rekaman CCTV Lain

Megapolitan
Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Angka Positif Covid-19 di Kota Tangerang Turun, Wali Kota dan Dinkes Sama-sama Sebut karena PPKM Mikro

Megapolitan
Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Video Aksinya Viral, Penjambret Handphone 4 Remaja Sudah Ditangkap Polisi

Megapolitan
Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Belajar dari Lokasi Penembakan di Cengkareng, Wagub DKI Ajak Warga Aktif Laporkan Pelanggaran Jam Operasional

Megapolitan
Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Kasatpol PP DKI: Kafe Brotherhood Berkamuflase Saat Beroperasi Melebihi Jam Operasional

Megapolitan
Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Satpol PP DKI Tutup Sementara Kafe Brotherhood karena Langgar PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X