Jakarta Diguyur Hujan, Penjualan Bunga di Pasar Kembang Cikini Lesu pada Hari Valentine

Kompas.com - 14/02/2020, 12:42 WIB
Kondisi Pasar Kembang Cikini, Menteng, Jakarta Pusat di hari valentine, Jumat (14/2/2020) KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKondisi Pasar Kembang Cikini, Menteng, Jakarta Pusat di hari valentine, Jumat (14/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan mengguyur Pasar Kembang Cikini, Menteng, Jakarta Pusat tepat pada hari valentine, Jumat (14/2/2020).

Guyuran hujan di Pasar Kembang ini membuat tak banyak pengunjung yang berburu bunga mawar di hari kasih sayang.

Hal itu dirasakan oleh Regis, pedagang bunga di kios Noer Florist Pasar Kembang Cikini.

"Biasa aja (penjualan), belum ramai. Karena hujan kali," kata Regis kepada wartawan di lokasi.

Regis mengatakan, dirinya sudah menambah stok bunga khusus untuk hari valentine karena biasa terjadi peningkatan penjualan.

Baca juga: Ketika Depok Menghindari Perayaan Hari Valentine

Dia berharap hujan segera reda dan pengunjung mulai berdatangan saat jam pulang kerja nanti.

Hal serupa juga dirasakan oleh Jaja (50). Belum banyak pengunjung yang datang membeli bunga di tokonya dari tadi pagi.

"Tahun lalu sama sekarang sama aja, begini-begini aja. Bisa lihat sendiri," ucap Jaja.

Ia menduga selain hujan yang turun, banyaknya penjual bunga online menjadi salah satu faktor orang malas pergi membeli bunga ke pasar.

Namun ia tetap optimis pembeli akan berdatangan di akhir pekan nanti meskipun sudah lewat tanggal 14.

"Justru Sabtu Minggu yang biasanya lebih ramai," tutur Jaja.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Terjatuh Saat Berjalan Kaki, Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Cakung

Megapolitan
Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Soal Pembatasan Transportasi, Dishub Kota Tangerang Ikuti Arahan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Anies Tagih Dana Bagi Hasil ke Kemenkeu untuk Tangani Corona, Nilainya Mencapai Rp 7 Triliun

Megapolitan
Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Depok Umumkan Kategori Baru Terkait Covid-19: Orang Tanpa Gejala Jumlahnya 131

Megapolitan
Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Mereka yang Tak Mengenal WFH demi Jaga Performa Perusahaan

Megapolitan
Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Anggaran Corona Bakal Ditambah, Anies Tagih Pencairan Dana Bagi Hasil dari Kemenkeu

Megapolitan
Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Pemprov DKI Buat Laboratorium untuk Percepat Tes Covid-19

Megapolitan
Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Anies Tunggu Arahan MUI soal Kebijakan Ibadah di Masjid Selama Ramadhan

Megapolitan
Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Selama Pandemi Corona, Pemudik Tujuan Jateng dan Jatim di Terminal Pulo Gebang Mendominasi

Megapolitan
Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Bermodal Jas Hujan, Angel bersama Kelompok Muda-mudi Gereja Basmi Virus Corona

Megapolitan
Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Kekurangan Alat Rapid Test, Wali Kota Bekasi: Kalau Pak Gubernur Masih Punya Stok, Berapa Pun Kami Terima

Megapolitan
Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Pandemi Corona Belum Usai, Pembatasan Bus Transjakarta Diperpanjang hingga 19 April

Megapolitan
Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Cegah Covid-19, Terminal Pondok Cabe Periksa Suhu Tubuh Penumpang Bus

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

Pandemi Covid-19, Penumpang yang Mudik ke Madura di Terminal Pondok Cabe Mendominasi

Megapolitan
Bima Arya Tunggu Hasil Swab Kedua untuk Dinyatakan Sembuh Covid-19

Bima Arya Tunggu Hasil Swab Kedua untuk Dinyatakan Sembuh Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X