Kisah Juru Kremasi Hewan di Ragunan, Haru saat Keluarga Lepas Kepergiaan Peliharaannya

Kompas.com - 14/02/2020, 14:44 WIB
Pemakaman Pondok Pengayom Satwa di Ragunan, Jakarta Selatan. Audia Natasha PutriPemakaman Pondok Pengayom Satwa di Ragunan, Jakarta Selatan.

Dalam sehari, banyaknya hewan yang dikremasi oleh Tukidjo tidak menentu.

“Tidak tentu, kadang 1-5 ekor, kadang enggak ada sama sekali. Belum lagi kalau ada yang kasih jasadnya itu lebih dari jam 3 sore, jadi harus dikremasinya besok pagi,” ujar pria yang tinggal di Cilandak itu.

Banyak cerita yang pernah dialami Tukidjo selama berprofesi sebagai juru kremasi hewan. Bersama temannya, ia pernah mengalami gatal-gatal di sekujur tubuhnya setelah menyentuh hewan yang dikremasi.

Selain itu, tak jarang Tukidjo melihat salah satu pemilik hewan menangis dan melakukan ritual tertentu seperti membakar menyan ataupun doa khusus.

Baca juga: Ingin Mengadopsi Hewan di Pondok Pengayom Satwa? Begini Caranya

Tukidjo mengatakan, ia tak hanya mengkremasi anjing dan kucing saja. Tetapi ia mengaku pernah melayani jasa kremasi kelinci, ular, burung, hingga ayam.

“Paling unik itu ada mahasiswa kedokteran hewan ke sini untuk kremasi sekitar 20 ekor ayam. Kayaknya itu (ayam) dibedah untuk praktikum, bangkainya dibawa ke sini untuk dikremasi,” ujar Tukidjo.

Untuk jasa kremasi hewan peliharaan yang beratnya 5 kilogram, pemilik harus membayar Rp 300.000 pertama, selanjutnya akan dikenakan biaya Rp 20.000 per kilonya.

 

 

Dedikasi tinggi Tukidjo

Selain menjadi juru kremasi, Tukidjo juga bertugas membersihkan kebun.

Tukidjo bekerja dari hari Senin hingga Sabtu dan libur pada hari Minggu.

Sejak pagi, ia berangkat dari kediamannya di Cilandak dengan menggunakan motor ke Pondok Pengayom Satwa untuk melanjutkan proses kremasi.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Taufik Dukung Penerapan New Normal Jakarta dengan Pengawasan Ketat

Megapolitan
Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Mobil Suzuki Swift Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim, Sopir Selamat

Megapolitan
Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Calon Penumpang Harus Punya SIKM untuk Beli Tiket Kereta Api dari dan Menuju Gambir

Megapolitan
Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Pemkot Jaksel Bangun 14 Pos untuk Periksa SIKM, Ini Daftar Lokasinya

Megapolitan
Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Menuju New Normal, Pemkot Bekasi Siapkan Aturan buat Masyarakat dan Pelaku Usaha

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Ketua DPRD DKI Dukung New Normal, tapi Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Megapolitan
Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Aturan Baru, Syarat Keluar Masuk Depok seperti Jakarta

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Penyebab Mobil Terbakar di Dekat Gerbang Tol Halim

Megapolitan
3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

3 Penumpang KA Tanpa SIKM Tak Lanjutkan Isolasi di Gelanggang Remaja Gambir

Megapolitan
Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Tiba di Bandara Soetta Tanpa SIKM, Siap-siap Biayai Karantina Sendiri

Megapolitan
TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

TPA Rawa Kucing Kebakaran Sepanjang 20 Meter

Megapolitan
Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Satu Penumpang KA Luar Biasa Tanpa SIKM Dipulangkan ke Yogyakarta

Megapolitan
Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Tips Pencegahan Covid-19 bagi Warga Usai Pergi ke Luar Rumah

Megapolitan
BPOM Beri Panduan Menjaga Keamanan Pangan di Restoran

BPOM Beri Panduan Menjaga Keamanan Pangan di Restoran

Megapolitan
Kadisparekraf: Pembukaan Mal di Jakarta Tergantung Keputusan Gugus Tugas soal PSBB

Kadisparekraf: Pembukaan Mal di Jakarta Tergantung Keputusan Gugus Tugas soal PSBB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X