Kompas.com - 14/02/2020, 18:54 WIB
Direktur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto di lantai 2, Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITA UMASUGIDirektur Utama PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto di lantai 2, Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama Jakarta Propertindo (Jakpro) Dwi Wahyu Daryoto menjelaskan alokasi anggaran dari dana yang dikeluarkan untuk Formula E.

Dana pertama yaitu commitment fee, yang digelontorkan Pemprov DKI sebesar Rp 396 miliar.

"Commitment fee-nya itu tadi yang saya bilang. Itu enggak cuma bahwa kita mendapatkan hak untuk menjadi hosting. Tapi mereka pun juga melakukan konstruksi di sini," kata Dwi dalam media briefing di Hotel Novotel, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

Konstruksi yang akan dibangun oleh Formula E Operation (FEO) di antaranya adalah paddock atau tempat parkir dari mobil balap tersebut, panggung utama, jaringan komputer, hingga penyiaran.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Ancam Tak Setujui Anggaran Formula E

Dwi kemudian menunjukkan sebuah kertas yang menampilkan sebagian besar keperluan balapan dibangun oleh FEO.

Selanjutnya adalah dana sebesar Rp 344 miliar yang termasuk dalam Rp 767 miliar penyertaan modal daerah (PMD) yang diajukan Jakpro dalam APBD DKI.

Dana Rp 344 miliar itu digunakan untuk membangun infrastruktur fisik balapan seperti pengaspalan, pembangunan barier, pagar dan lain-lain.

"Itu kalau umur bangunan (bisa digunakan) 20 tahun. Jadi kalau Rp 344 miliar untuk bangun 20 tahun, itu hanya Rp 15 miliar (per tahun) jadi ngitungnya harus begitu," ujar Dwi.

Dwi menyampaikan, infrastruktur tersebut bisa digunakan oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk menggelar balapan-balapan lainnya selama 20 tahun ke depan.

Sementara Rp 423 miliar sisanya adalah garansi bank, yang nantinya akan dikembalikan FEO ke Jakpro setelah balap Formula E tersebut selesai.

Baca juga: Anggaran Formula E Dikritik Politisi PDI-P, Sekda DKI: Nanti Ada Audit

Jika dikalkulasikan, total anggaran untuk pergelaran Formula E ini mencapai Rp 1,2 triliun.

Adapun Formula E untuk pertama kalinya akan digelar di Jakarta pada 6 Juni 2020. Balapan mobil ramah lingkungan itu direncanakan akan digelar lima tahun berturut-turut dari 2020 sampai 2024.

Monas dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan Formula E karena merupakan ikon Jakarta dan Indonesia.

Sesuai dengan aturan FIA, lintasan balap untuk ajang Formula E harus memenuhi standar grade 3, sedangkan untuk Formula 1 menggunakan aspal dengan standar grade 1.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Hilang Kendali, Pengemudi Mobil BMW Tabrak Pemotor di Sudirman

Diduga Hilang Kendali, Pengemudi Mobil BMW Tabrak Pemotor di Sudirman

Megapolitan
Ketua DPRD DKI Usul SPBU Ditutup untuk Cegah Pemudik Nekat

Ketua DPRD DKI Usul SPBU Ditutup untuk Cegah Pemudik Nekat

Megapolitan
Polisi Tetapkan 7 Muncikari Prostisusi Online Anak di Tebet sebagai Tersangka

Polisi Tetapkan 7 Muncikari Prostisusi Online Anak di Tebet sebagai Tersangka

Megapolitan
KTT ASEAN di Jakarta, Kapolda Metro: 4.382 Personel Polri Amankan 51 Titik

KTT ASEAN di Jakarta, Kapolda Metro: 4.382 Personel Polri Amankan 51 Titik

Megapolitan
Aki Truk Sampah Digondol Maling, Sudin Lingkungan Hidup Jakbar Lapor Polisi

Aki Truk Sampah Digondol Maling, Sudin Lingkungan Hidup Jakbar Lapor Polisi

Megapolitan
Cerita Novrina Nikmati Manisnya Bisnis Kurma di Masa Pandemi Covid-19

Cerita Novrina Nikmati Manisnya Bisnis Kurma di Masa Pandemi Covid-19

Megapolitan
600 Anggota TNI Disiagakan untuk Amankan Kunjungan PM Vietnam ke Istana Bogor

600 Anggota TNI Disiagakan untuk Amankan Kunjungan PM Vietnam ke Istana Bogor

Megapolitan
Polisi Tak Pakai UU Darurat untuk Jerat Perampok di Ciputat

Polisi Tak Pakai UU Darurat untuk Jerat Perampok di Ciputat

Megapolitan
Ditangkap dalam Penggerebekan Prostitusi Online di Tebet, Empat Anak Dikembalikan ke Orangtua

Ditangkap dalam Penggerebekan Prostitusi Online di Tebet, Empat Anak Dikembalikan ke Orangtua

Megapolitan
Komplotan Perampok di Ciputat Beli Airsoft Gun di Toko Online

Komplotan Perampok di Ciputat Beli Airsoft Gun di Toko Online

Megapolitan
Sambut Libur Lebaran, Ancol Siap Buka Wahana Atlantis

Sambut Libur Lebaran, Ancol Siap Buka Wahana Atlantis

Megapolitan
KPK Duga Ada Kecurangan Kontrak PAM Jaya-Aetra, Ini Respons Pemprov DKI Jakarta

KPK Duga Ada Kecurangan Kontrak PAM Jaya-Aetra, Ini Respons Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
Imigrasi Jelaskan Alasan Kedatangan 117 WN India ke Indonesia

Imigrasi Jelaskan Alasan Kedatangan 117 WN India ke Indonesia

Megapolitan
Jumlah Wisatawan Dibatasi 50 Persen, Pengunjung Ancol Diminta Pesan Tiket Online

Jumlah Wisatawan Dibatasi 50 Persen, Pengunjung Ancol Diminta Pesan Tiket Online

Megapolitan
Prokes di Dufan, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Duduk Sendiri di Wahana

Prokes di Dufan, Pengunjung Wajib Pakai Masker dan Duduk Sendiri di Wahana

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X