Kronologi Perampokan Toko Jasa Pengiriman Barang di Cipayung, Pelaku Bersenjata Api dan Bawa Celurit

Kompas.com - 14/02/2020, 19:03 WIB
Toko jasa pengiriman barang di Jalan Raya Setu, Cipayung, Jakarta Timur, yang dirampok komplotan bersenjata api, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIToko jasa pengiriman barang di Jalan Raya Setu, Cipayung, Jakarta Timur, yang dirampok komplotan bersenjata api, Jumat (14/2/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ruko pengiriman jasa barang di Jalan Raya Setu, Cipayung, Jakarta Timur, dirampok komplotan orang bersenjata api pada Jumat (14/2/2020) dini hari.

Aksi perampokan itu terekam kamera CCTV dan viral di media sosial Instagram.

Angki Angriawan (26), salah satu karyawan toko sekaligus korban mengatakan bahwa perampokan terjadi pada pukul 02.30 WIB.

Baca juga: Rampok Bersenjata Api Beraksi di Toko Jasa Pengiriman Barang di Cipayung

Saat itu dia beserta keempat teman lainnya sedang bersantai di dalam toko usai bekerja.

"Tiba-tiba mereka (pelaku) langsung masuk, yang satu nodong saya pakai pistol. Minta handphone dan suruh kami jangan teriak, jangan berisik," kata Angki di lokasi, Jumat.

Angki menjelaskan bahwa pelaku berjumlah tiga orang menggunakan satu sepeda motor.

"Satu orang tunggu di luar, dua orang masuk ke dalam bawa pistol dan celurit, mereka langsung ambil handphone kita," ujar Angki.

Baca juga: Polisi Tangkap Sekelompok Begal Bersenjata di Bekasi

Selain itu, pelaku juga merampas tas milik salah satu karyawan dan menemukan kunci motor. Pelaku pun juga merampas satu sepeda motor milik korban.

"Kita langsung disuruh masuk ke ruang pelayanan, pintu ditutup. Merek langsung pergi. Kisaran 15 menit lah mereka dari datang sampai pergi," ujar Angki.

Adapun pelaku merampas empat unit handphone dan satu buah sepeda motor milik korban.

"Mereka langsung kabur ke arah Cilangkap, kami sempat kejar pakai mobil operasional tapi tidak dapat. Kami juga sudah lapor ke polsek," ujar Angki.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Agar Tetap Bisa Makan, Kurir Barang Bekerja walau Ada Wabah Covid-19

Megapolitan
Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

Megapolitan
Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

Megapolitan
Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

Megapolitan
Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

Megapolitan
Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

Megapolitan
Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

Megapolitan
Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

Megapolitan
Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

Megapolitan
Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

Megapolitan
Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

Megapolitan
Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

Megapolitan
Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

Megapolitan
Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X