Kompas.com - 15/02/2020, 15:27 WIB
Ajang balap Formula E yang digelar di sekitar Stadion Olimpiade Beijing, China, September 2014. www.thenational.aeAjang balap Formula E yang digelar di sekitar Stadion Olimpiade Beijing, China, September 2014.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Gelaran balap mobil listrik Formula E 2020 Jakarta di kawasan Monas, Jakarta Pusat, diklaim sebagai pengejawantahan simbol harmoni, antara tradisi dan teknologi.

Sisi lawas kawasan Monas, sebagai monumen bersejarah sekaligus cagar budaya akan "dikawinkan" dengan sisi mutakhir berwujud teknologi mobil balap yang menggunakan tenaga listrik.

Hal itu disampaikan Chairman of Organizing Committee Formula E 2020 Jakarta, Dwi Wahyu Daryoto dalam gelar wicara bertajuk "Menghitung Formula Ekonomi-Sosial dari Formula E Jakarta" yang dihelat Populi Center dan Smart FM di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/2/2020).

"Kita menghubungkan cagar budaya ini sebagai capaian masa lalu. Kalau tidak, orang tidak akan tahu bahwa Monas itu didirikan Presiden Soekarno tahun 1961, dan di tahun 1961 Indonesia sudah bisa membangun bangunan setinggi Monas," kata dia.

"Jadi ini adalah harmoni dari tradisi dan teknologi. Apalagi Formula E 2020 (digelar) 6 Juni itu adalah hari lahirnya Bung Karno," Dwi menambahkan.

Baca juga: Formula E 2020 Jakarta Akan Dilengkapi 4.000 Toilet Berstandar Internasional

Ia memaparkan, "perkawinan" antara cagar budaya dan teknologi, serta pariwisata, sudah jauh-jauh hari diamanatkan oleh undang-undang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dwi menyitir ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Menurut dia, gelaran Formula E 2020 Jakarta yang juga ditargetkan bakal jadi hajatan pariwisata, cocok buat dihelat di Monas.

Berangkat dari undang-undang itu pula, Dwi menyebut bahwa kawasan cagar budaya juga terbuka bagi aspek pemanfaatan.

"Di situ disebutkan, pemanfaatannya (cagar budaya) antara lain untuk pendidikan, teknologi, dan pariwisata. Makanya rule of the game-nya, dalam pemanfaatan cagar budaya, nomor satu tidak boleh merusak dan harus mendukung pelestarian." ujar Dwi.

Baca juga: Jakpro Yakin Formula E Tak Akan Merusak Monas

"Konsepnya kita juga sudah sepakat dengan Formula E, bahwa kita akan kembalikan seperti sediakala kalaupun, misalnya, nanti ada pohon yang kena lintasan untuk treknya," kata dia.

Sebagai informasi, Gelaran Formula E 2020 Jakarta rencananya bakal digelar pada awal Juni 2020 kelak.

Hajatan balap mobil listrik ini akan mengambil jalur lintasan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, tepatnya di sisi selatan.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Cahaya Swalayan Cilandak KKO Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Luhut Binsar Laporkan Haris Azhar dan Fatia Kontras ke Polisi Terkait Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk Pedagang Kaki Lima hingga Pengusaha Warteg

Megapolitan
Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Bruder Angelo, Biarawan yang Cabuli Anak Panti Asuhan di Depok, Jalani Sidang Perdana Hari Ini

Megapolitan
Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Sempat Gangguan Imbas Puting Beliung, 975 Gardu Listrik di Depok Kembali Normal

Megapolitan
Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Tak Cukup Hanya Penetapan Tersangka, Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Menuntut Lebih

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

[POPULER JABODETABEK] Depok Dilanda Angin Puting Beliung | Anggaran Mubazir Anies untuk Tugu

Megapolitan
Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Saat Pelaku Investasi Mandek Disekap dan Dianiaya Investor yang Kesal

Megapolitan
Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Ini Jadwal dan Lokasi Tes PPPK Non-guru di Depok

Megapolitan
Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Fakta-fakta Kebakaran Cahaya Swalayan: Pegawai Berlarian Selamatkan Diri, Padam Setelah 6 Jam

Megapolitan
Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Kala Anies Dipanggil KPK karena Kasus Korupsi Anak Buahnya

Megapolitan
Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Akan Selidiki Penyebab Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 21 September: Tambah 12 Kasus di Kota Tangerang, 173 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

UPDATE 21 September: 32 Kasus Baru Covid-19 di Depok, 2 Pasien Wafat

Megapolitan
Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Tak Ada Korban Jiwa dalam Kebakaran Cahaya Swalayan di Cilandak KKO

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.