Kompas.com - 15/02/2020, 18:56 WIB
Ajang balap Formula E yang digelar di sekitar Stadion Olimpiade Beijing, China, September 2014. www.thenational.aeAjang balap Formula E yang digelar di sekitar Stadion Olimpiade Beijing, China, September 2014.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wartawan senior otomotif, Arief Kurniawan menganggap gelaran balap mobil listrik Formula E 2020 Jakarta, Juni nanti berpotensi mendatangkan banyak keuntungan.

Hal ini sehubungan dengan venue hajatan yang bakal digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang sebagian areanya notabene berstatus kawasan cagar budaya.

"Cuma di Formula E (Jakarta) ini yang ketika disebut sirkuitnya adalah cagar budaya, yaitu Monas. Monas Circuit. Ini yang menarik," ujar Arief dalam gelar wicara bertajuk "Menghitung Formula Ekonomi-Sosial dari Formula E Jakarta" yang dihelat Populi Center dan Smart FM di bilangan Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (15/2/2020).

"Media kan biasanya yang disebutkan nama sirkuitnya. Di Italia, Monza; di Spanyol ada Catalunya," Arief menambahkan.

Baca juga: Formula E Diklaim Kurang Tenar, Sekitar 3,3 Juta Fans Ada di Indonesia

Ia menganggap, dengan menggelar Formula E 2020 di Monas, Jakarta dan Indonesia bukan hanya kecipratan nama baik sebagai penyelenggara kompetisi olahraga internasional.

Jakarta dan Indonesia bisa pula mempromosikan berbagai hal lain yang terkait dengan hajatan yang digelar di Monas ini.

Ada citra "ramah lingkungan" yang bisa dipoles karena menyediakan tempat buat helatan balap mobil listrik. Jakarta dan Indonesia juga dapat memperkenalkan Monas sebagai cagar budaya ke kancah global.

"Jadi Formula E ini, dalam istilah saya, sekali jualan itu sekaligus dapat 3. Satu balapannya, kedua (isu) sustainability-nya (keberlanjutan), ketiga cagar budayanya," ujar Arief.

Baca juga: Formula E Jakarta Dinilai Bakal Ubah Tren Balap Mobil Domestik

Maka, sambung dia, Formula E 2020 tak hanya bisa dipandang dari kacamata olahraga. Gelaran ini juga berpotensi mendatangkan fulus dari sektor bisnis pariwisata.

Hal itu diamini oleh Chairman of Organizing Committee Formula E 2020 Jakarta, Dwi Wahyu Daryoto.

"Ini bukan sekadar kompetisi olahraga balapan, tetapi juga ini adalah olahraga pariwisata. Nanti kompetisinya cuma 30 persen saja," tutur pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) itu, dalam kesempatan yang sama.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Fauzi dan Siasat Lolos dari Pos Penyekatan Mudik

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 202 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE: Tambah 76 Kasus di Depok, Seorang Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 15 Kasus di Kabupaten Bekasi, 312 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Dua Pria Paksa Minta Jatah THR Lebaran ke Penjaga Warung di Pasar Ciputat

Dua Pria Paksa Minta Jatah THR Lebaran ke Penjaga Warung di Pasar Ciputat

Megapolitan
Pemkot Depok Izinkan Shalat Idul Fitri di Masjid, Kapasitas Maksimum 30 Persen di Dalam Ruangan

Pemkot Depok Izinkan Shalat Idul Fitri di Masjid, Kapasitas Maksimum 30 Persen di Dalam Ruangan

Megapolitan
Sopir Truk Sampah di Bekasi Tewas Tertimpa Bak Hidrolik yang Sedang Diperbaiki

Sopir Truk Sampah di Bekasi Tewas Tertimpa Bak Hidrolik yang Sedang Diperbaiki

Megapolitan
Polisi Ungkap Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Diduga Berasal dari Iran

Polisi Ungkap Penyelundupan 310 Kilogram Sabu, Diduga Berasal dari Iran

Megapolitan
Update 11 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 406

Update 11 Mei: Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Bertambah 406

Megapolitan
Hari Keenam Larangan Mudik, 162 Kendaraan Diputarbalikkan di Posko Penyekatan dan Check Point Kota Tangerang

Hari Keenam Larangan Mudik, 162 Kendaraan Diputarbalikkan di Posko Penyekatan dan Check Point Kota Tangerang

Megapolitan
Baznas Kota Tangerang Terima Zakat Fitrah Rp 1,3 Miliar

Baznas Kota Tangerang Terima Zakat Fitrah Rp 1,3 Miliar

Megapolitan
Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Komnas KIPI: Belum Cukup Bukti Ada Penggumpalan Darah pada Kasus Pria Meninggal Sehari Usai Disuntik Vaksin AstraZeneca

Megapolitan
Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Ziarah Dilarang Mulai 12-16 Mei 2021, TPU Selapajang di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Ini Jam Operasional Transportasi Umum di Jakarta pada 12-16 Mei 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X