Kompas.com - 16/02/2020, 17:35 WIB
Banjir menggenang wilayah RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (16/2/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIBanjir menggenang wilayah RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (16/2/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir merendam wilayah RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Minggu (16/2/2020) sore.

Pantauan Kompas.com di lokasi, banjir setinggi sekitar 50 sentimeter menggenang rumah-rumah warga RW 04.

Aktifitas warga terhambat akibat banjir tersebut.

Baca juga: Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Nilai Ahok Paling Berhasil Tangani Banjir Jakarta

Mista, warga setempat mengatakan, banjir terjadi karena luapan Kali Sunter yang berdampingan dengan wilayah RW 04.

"Dari Kali Sunter tumpah ke sini airnya. Ditambah lagi hujan deras dari tadi. Biasanya ini (tinggi air) se-pinggang," kata Mista di lokasi, Minggu.

Dia menambahkan, wilayah RW 04 memang kerap dilanda banjir jika hujan deras.

"Kalau dapat (air) kiriman biasanya lebih tinggi," ujar Mista.

Baca juga: 45 Hari Tidak Beroperasi karena Banjir, Mal Cipinang Indah Kembali Dibuka

Farid, warga lainnya menambahkan bahwa apabila air sudah cukup tinggi biasanya warga akan mulai mengungsi.

"Ini paling siap-siap selamatkan barang-barang dulu. Kalau sudah se-pinggang kita baru mengungsi. Yang penting barang aman dulu," ujar Farid.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Pesona Masjid Asmaul Husna, Rumah Ibadah Berselimut Kaligrafi Kufi di Tangerang...

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Wilayah Tangerang Raya, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Jumat 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Hari Ini, Jumat 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 23 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 23 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Depok Hari Ini, 23 April 2021

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

UPDATE 22 April: Ada 1.266 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 7.045 Pasien Dirawat

Megapolitan
Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Jenazah Radhar Panca Dahana Akan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia akibat Serangan Jantung

Megapolitan
UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

UPDATE 22 April: Ada 615 Pasien Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Obituari Radhar Panca Dahana: Berjuang untuk Seni dan Budaya Indonesia hingga Napas Terakhir

Megapolitan
Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Radhar Panca Dahana Bertahun-tahun Berjuang Lawan Gagal Ginjal, Seminggu 3 Kali Cuci Darah

Megapolitan
Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Megapolitan
Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Megapolitan
Saat Rizieq Shihab 'Ngamuk': Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Saat Rizieq Shihab "Ngamuk": Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X