SDN Kayuringin 3 Bekasi Dibobol, Infocus hingga Laptop Raib

Kompas.com - 17/02/2020, 11:37 WIB
Sekolah SDN Kayuringin 3 Bekasi dibobol, Senin (17/2/2020). KOMPAS. COM/CYNTHIA LOVASekolah SDN Kayuringin 3 Bekasi dibobol, Senin (17/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekolah Dasar Negeri Kayuringin 3, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Sabtu (15/2/2020) dibobol maling.

Ini merupakan pencurian yang kedua kalinya terjadi di sekolah itu.

Kepala Sekolah SDN Kayuringin 3, Siti Marsilah mengatakan, maling itu membawa infocus dan laptop milik sekolah.

Baca juga: SMPN 33 Kota Bekasi Kehilangan 40 Laptop, Polisi Selidiki Keterlibatan Orang Dalam

Berdasarkan keterangan, pembobolan itu diketahui penjaga sekolah pada Minggu (16/2/2020) kemarin saat acara senam pagi di sekolah.

"Pas lagi pada senam ibu-ibu, penjaga sekolah saya lihat pintu kantor guru sudah dalam keadaan terbuka, pintunya rusak seperti didobrak menggunakan linggis," ujar Marsilah saat ditemui di SDN Kayuringin 3, Senin ini.

Marsilah memperkirakan sekolah itu dibobol pada Sabtu dini hari. Maling diduga memanjat pagar sekolah dan masuk ke kantor guru.

Maling itu membuka pintu kantor menggunakan linggis hingga pintunya rusak.

Tidak hanya mengambil barang, kantor guru dan kepala sekolah pun diacak-acak oleh maling untuk mencari barang-barang berharga itu.

"Semua ini berantakan, buku-buku, kain-kain dari lemari semua dibongkar maling," kata Marsilah.

Baca juga: 40 Laptop Dicuri di SMPN 33 Jelang UNBK, Ini Siasat Disdik Kota Bekasi Mengatasinya

Kasus ini kata dia sudah dilaporkannya ke RT atau RW dan kelurahan setempat.

"Hari ini baru kami mau laporan ke polisi, kami sedang ngumpulin data dan foto-foto pembobolan kemarin," tutur dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

Megapolitan
Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

Megapolitan
PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

Megapolitan
Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

Megapolitan
Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

Megapolitan
Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

Megapolitan
Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

Megapolitan
Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

Megapolitan
61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

Megapolitan
Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

Megapolitan
Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X