Wali Kota Tangerang Ingatkan Warganya untuk Isi Sensus Penduduk Online 2020

Kompas.com - 17/02/2020, 14:46 WIB
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat konferensi pers penanganan banjir di Periuk Kota Tangerang, Kamis (6/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat konferensi pers penanganan banjir di Periuk Kota Tangerang, Kamis (6/2/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemkot Tangerang meminta warga Kota Tangerang untuk berpartisipasi dan menyukseskan Sensus Penduduk Online 2020.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meminta masyarakat Tangerang untuk mengisi data kependudukan dalam sensus penduduk 2020 secara online melalui situs https://sensus.bps.go.id.

"Kepada seluruh warga masyarakat Kota Tangerang mari kita sukseskan Sensus Penduduk secara online," ujar Arief dalam keterangan tertulis diterima Kompas.com, Senin (17/2/2020).

Baca juga: BPS Jamin Keamanan Data Pribadi saat Isi Sensus Secara Online

Arief juga mengatakan sudah mengisi sensus ini. Menurut dia, sensus ini bisa diisi dengan cukup mudah. Dengan mengisi sensus tersebut, kata dia, data kependudukan bisa segera diperbaharui.

"Makanya segera di-update data kependudukannya di situs online BPS waktunya sampai tanggal 31 Maret 2020," kata dia.

Arief menyebutkan data-data kependudukan yang telah diisi pada situs Sensus Penduduk 2020 bisa dimanfaatkan untuk rancangan pembangunan Kota Tangerang.

Kepala BPS Kota Tangerang Budi Supriyanto mengatakan pengisian data Sensus Penduduk di situs BPS nantinya akan digunakan sebagai data awal untuk pembangunan ke depan.

Baca juga: BPS Akui Sosialisasi Sensus Penduduk 2020 Belum Sampai ke Akar Rumput

"Hasil dari Sensus Penduduk akan digunakan sebagai pijakan pemerintah dalam menyelenggarakan pembangunan," ucap Budi.

Sensus Penduduk Online 2020 dimulai sejak 15 Februari 2020 dan akan berakhir pada 31 Maret 2020.

Beberapa berkas yang harus disiapkan sebelum melakukan pengisian Sensus Penduduk 2020 di antaranya KTP, KK, Buku Nikah (jika sudah menikah), Surat Cerai (jika bercerai) dan Akta Kelahiran.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dishub Jakarta Sediakan 200 Unit Bike Sharing di 9 Lokasi Ini

Dishub Jakarta Sediakan 200 Unit Bike Sharing di 9 Lokasi Ini

Megapolitan
Viral Video Tawuran di Johar Baru Kamis Pagi Tadi, Polisi Sebut Hoaks

Viral Video Tawuran di Johar Baru Kamis Pagi Tadi, Polisi Sebut Hoaks

Megapolitan
Langgar Isolasi Mandiri, Keluarga di Duri Kepa Ini Juga Tolak Saat Dipindahkan ke RS Darurat Covid-19

Langgar Isolasi Mandiri, Keluarga di Duri Kepa Ini Juga Tolak Saat Dipindahkan ke RS Darurat Covid-19

Megapolitan
Tangkal Covid-19, 11 Wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang Terapkan Kampung Jawara

Tangkal Covid-19, 11 Wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang Terapkan Kampung Jawara

Megapolitan
Live Music Dilarang, Musisi Kafe Diminta Tampilkan Pertunjukan dalam Bentuk Rekaman

Live Music Dilarang, Musisi Kafe Diminta Tampilkan Pertunjukan dalam Bentuk Rekaman

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pria Pengguna Ganja di Sekitar Taman Ismail Marzuki

Polisi Tangkap 2 Pria Pengguna Ganja di Sekitar Taman Ismail Marzuki

Megapolitan
Kondisi Tertusuk, Pengemudi Ojek Lawan Pencuri Saat Motornya Dirampas

Kondisi Tertusuk, Pengemudi Ojek Lawan Pencuri Saat Motornya Dirampas

Megapolitan
Tak Lulus Uji Emisi, Kendaraan ASN di Jakut Tak Boleh Parkir di Kantor Wali Kota

Tak Lulus Uji Emisi, Kendaraan ASN di Jakut Tak Boleh Parkir di Kantor Wali Kota

Megapolitan
Ojek Pangkalan Ditusuk Penumpang dan Motor Nyaris Dirampas

Ojek Pangkalan Ditusuk Penumpang dan Motor Nyaris Dirampas

Megapolitan
Kadishub DKI Jakarta Sebut Pemeriksaan SIKM Masih Dilakukan di 12 Titik

Kadishub DKI Jakarta Sebut Pemeriksaan SIKM Masih Dilakukan di 12 Titik

Megapolitan
Pedagang di Pasar Jakarta yang Tolak Swab Test Covid-19 Dilarang Berjualan

Pedagang di Pasar Jakarta yang Tolak Swab Test Covid-19 Dilarang Berjualan

Megapolitan
Foto Pejabat Depok di Spanduk Tampak Janggal, Pemkot Akui Itu Hasil Editan

Foto Pejabat Depok di Spanduk Tampak Janggal, Pemkot Akui Itu Hasil Editan

Megapolitan
Dua Kali Penculikan Anak di Sukmajaya Depok, Polisi Janji Makin Rajin Patroli

Dua Kali Penculikan Anak di Sukmajaya Depok, Polisi Janji Makin Rajin Patroli

Megapolitan
Anak-anak Korban Pencabulan di Gereja di Depok Diduga Dikondisikan agar Tak Merasa Dicabuli

Anak-anak Korban Pencabulan di Gereja di Depok Diduga Dikondisikan agar Tak Merasa Dicabuli

Megapolitan
Pengemudi Grab Wajib Foto Selfie Pakai Masker Sebelum Antar Jemput Penumpang

Pengemudi Grab Wajib Foto Selfie Pakai Masker Sebelum Antar Jemput Penumpang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X