Banjir Cipinang Melayu, Pemprov DKI Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Kali Sunter Tahun Ini

Kompas.com - 17/02/2020, 15:45 WIB
Salah satu rumah di RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (7/2/2020), yang roboh akibat banjir pada awal tahun 2020 lalu. KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISalah satu rumah di RW 03, Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat (7/2/2020), yang roboh akibat banjir pada awal tahun 2020 lalu.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta akan membebaskan lahan di Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur.

Pembebasan lahan dilakukan untuk menormalisasi Kali Sunter demi mengatasi banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

"Kami sudah survei ke Kali Sunter, sudah bertemu warga, sekarang lagi diinventarisasi data surat-surat tanahnya," ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/2/2020).

Menurut Juaini, saat ini, baru ada 15 bidang tanah yang sudah diinventarisasi untuk dibebaskan. Dinas Sumber Daya Air masih terus melakukan inventarisasi lahan di sana.

Baca juga: Hujan Deras, Banjir Terjadi di RW 04 Cipinang Melayu

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memerintahkan pembebasan lahan di Cipinang Melayu setelah ia beberapa kali meninjau banjir di sana. Dia memerintahkan pembebasan lahan dieksekusi tahun ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Insya Allah di tahun ini langsung kami bayar. Memang permintaan Pak Gubernur, tahun ini bisa dibebaskan," kata Juaini.

Juaini berujar, pembebasan lahan harus segera dieksekusi karena Kali Sunter sudah menyempit. Kali tersebut harus dilebarkan untuk mengatasi banjir di sana.

"Memang kondisi sebenarnya seperti itu, jadi perlu ada pelebaran, karena menyempit kan," ucapnya.

Baca juga: Warga Cipinang Melayu yang Rumahnya Roboh Berharap Dibantu Pemerintah

Sebelumnya diberitakan, banjir merendam wilayah RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Minggu (16/2/2020) sore.

Pantauan Kompas.com, banjir setinggi sekitar 50 sentimeter menggenang rumah-rumah warga RW 04. Aktivitas warga terhambat akibat banjir tersebut.

Jembatan penghubung di RW 04 dan RW 03 sempat terputus akibat banjir. Namun, jembatan tersebut kini sudah aman untuk dilalui warga.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobilitas Warga Meningkat Saat PPKM Level 4 di Jakarta, Polisi Kembali Perketat Titik Penyekatan

Mobilitas Warga Meningkat Saat PPKM Level 4 di Jakarta, Polisi Kembali Perketat Titik Penyekatan

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Terus Berlanjut

PPKM Level 4 Diperpanjang, Ganjil Genap di Kota Bogor Terus Berlanjut

Megapolitan
UPDATE 4 Agustus: Kini Tersisa 2.197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

UPDATE 4 Agustus: Kini Tersisa 2.197 Pasien Covid-19 di Wisma Atlet

Megapolitan
Mobilitas di Jakarta Kembali Meningkat, Polisi Duga Ada Kantor yang Tak Lagi Terapkan WFH

Mobilitas di Jakarta Kembali Meningkat, Polisi Duga Ada Kantor yang Tak Lagi Terapkan WFH

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria di Cengkareng yang Aniaya Mertua hingga Tewas

Polisi Tangkap Pria di Cengkareng yang Aniaya Mertua hingga Tewas

Megapolitan
NIK Warga Bekasi Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi, Dukcapil Minta Kemenkes Telusuri

NIK Warga Bekasi Dipakai Orang Lain untuk Vaksinasi, Dukcapil Minta Kemenkes Telusuri

Megapolitan
Deretan Fakta Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas Saat Sunmori di Bintaro

Deretan Fakta Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas Saat Sunmori di Bintaro

Megapolitan
Pasien Covid-19 Menurun, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Pasien Covid-19 Menurun, RSUD Kota Bekasi Bongkar Semua Tenda Darurat

Megapolitan
Awak Ambulans Berbohong Saat Mengaku Telah Dihalangi Sedan di Pamulang

Awak Ambulans Berbohong Saat Mengaku Telah Dihalangi Sedan di Pamulang

Megapolitan
Dugaan Pungli Parkir di Cikini dan Respons Dishub DKI Jakarta

Dugaan Pungli Parkir di Cikini dan Respons Dishub DKI Jakarta

Megapolitan
Daftar Aktivitas Publik di Jakarta yang Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Daftar Aktivitas Publik di Jakarta yang Wajib Menunjukkan Sertifikat Vaksin Covid-19

Megapolitan
1,3 Juta Orang Telah Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta Barat

1,3 Juta Orang Telah Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta Barat

Megapolitan
Siap-siap, Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Aktivitas Publik di Jakarta

Siap-siap, Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Aktivitas Publik di Jakarta

Megapolitan
Wagub DKI: 30 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Wagub DKI: 30 Persen Pasien Covid-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Megapolitan
Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair, Risma Sindir Perbaikan Data di Jakarta

Anies Kirim Surat soal BST Telat Cair, Risma Sindir Perbaikan Data di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X