Bapeten Koordinasi dengan Polri Investigasi Radiasi Radioaktif di Batan Indah

Kompas.com - 17/02/2020, 20:24 WIB
Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten, Indra Gunawan mengatakan, Baptetan telah melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam melakukan investigasi menentukan asal radiasi radioaktif di Perunahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan. Hal tersebut dikatakan di lokasi,  Senin (17/2/2020). KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten, Indra Gunawan mengatakan, Baptetan telah melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam melakukan investigasi menentukan asal radiasi radioaktif di Perunahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan. Hal tersebut dikatakan di lokasi, Senin (17/2/2020).

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapetan) melakukan koordinasi dengan Polri dalam menginvestigasi munculnya radiasi nuklir dengan jenis radioaktif caesium-137 di lahan kosong kawasan Perunahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan.

Investigasi dilakukan untuk mengetahui dari mana asal radiasi radioaktif di lokasi itu.

"Sebelum limbah atau apapun (radioaktif). Kami akan support data-data teknis kepada pihak kepolisan. Kalau penyelidikan dari polri kami sudah melakukan koodinasi awal," kata Kepala Biro Hukum, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Bapeten Indra Gunawan di lokasi, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Polri Ikut Selidiki Temuan Limbah Radioaktif di Tangsel

Namun, kata Indra, penyerahan data-data kepada Polri akan dilakukan setelah sampel yang saat ini sedang dikaji di laboratorium Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Batan.

"Karena tentu saja polri membutuhkan data data yang menjadi barang bukti masih ada di batan dan data datanya kita tunggu untuk bisa dikeluarkan untuk bisa koordinasikan dengan kepolisian," ucapnya.

Koordinasi investigasi ini dilakukan untuk memastikan keberadaan radiasi radioaktif di lahan kosong Perumahan Batan Indah yang sampai saat ini belum diketahui.

"Kami tidak ingin menduga-duga, kami fokus pada isu teknis nanti tentu saja ini supaya juga tidak menggsnggu penegak hukum dengan dugaan dugaan tersebut nanti biar penegakan hukum yang melakukan tugas dan fungsinya," ucapnya.

Baca juga: Menunggu Terungkapnya Asal Serpihan Radioaktif di Batan Indah, Tangsel

Temuan radiasi nuklir itu bermula pada akhir Januari lalu saat Bapeten mencoba alat pendeteksi radiasi yang baru dibeli. Uji coba meliputi wilayah Pamulang, Perumahan Dinas Puspiptek, Daerah Muncul dan Kampus ITI, Perumahan Batan Indah, dan Stasiun KA Serpong, pada 30 dan 31 Januari 2020.

Saat alat itu dibawa ke kompleks Perumahan Batan Indah, muncul indikasi adanya radiasi di lokasi itu.

Di kawasan Serpong memang ada reaktor nuklir skala kecil. Anehnya, di sekitar reaktor itu tidak ada indikasi radiasi. Indikasi radiasi justru muncul di perumahan warga yang letaknya tiga kilometer dari rekator.

Bapenten akhirnya menemukan benda-benda yang pernah berhubungan dengan produk nulir terkubur di sebuah tanah kosong di sela-sela rumah penduduk di Perumahan Batan Indah.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Jakbar Buat 'Warteg Peduli', Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Polres Jakbar Buat "Warteg Peduli", Salurkan Makanan Gratis untuk Warga Kurang Mampu

Megapolitan
1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

1.500 Hotel Tutup karena Covid-19, Pengusaha Minta Keringanan Pajak

Megapolitan
Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Anies Minta Masyarakat Tak Beli Masker Medis, Bisa Gunakan Masker Kain

Megapolitan
Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Besok, Jenazah Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dimakamkan di TPU Pedongkelan

Megapolitan
Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Jasad Wakil Jaksa Agung Arminsyah Disemayamkan di Rumah Duka Jakarta Selatan

Megapolitan
Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Anies Wajibkan Warga Jakarta Gunakan Masker Kain saat di Luar Rumah

Megapolitan
Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Polisi Olah TKP di Lokasi Tabrakan Wakil Jaksa Agung

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan, Mobilnya Tabrak Pembatas dan Terbakar

Megapolitan
Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Wakil Jaksa Agung Tewas dalam Kecelakaan di Tol Jagorawi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Pemkot Bekasi Dapat Bantuan Alat Rapid Test dari Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

UPDATE Covid-19 di Bekasi: 46 Orang Positif, Ini Sebarannya Per Kelurahan

Megapolitan
Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Daftar Kegiatan Usaha yang Ditutup Pemprov DKI hingga 19 April

Megapolitan
Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Kelab Malam hingga Bioskop di Jakarta Ditutup sampai 19 April karena Corona

Megapolitan
Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Akhir Perjalanan WA, Perampok Toko Emas yang Meninggal Setelah Positif Corona...

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Jakarta: 1.071 Positif, 58 Sembuh, 98 Meninggal Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X