Cemburu, Seorang Pria Nekat Lompat dari Flyover Senen

Kompas.com - 18/02/2020, 09:48 WIB
Ilustrasi jenazah Kompas.comIlustrasi jenazah

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria tewas setelah nekat lompat dari flyover Senen di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020) kemarin sekitar pukul 18.45 WIB kemarin.

Kapolsek Senen Kompol Ewo Samono mengatakan, pria berinisial AR itu diduga telah melakukan upaya bunuh diri dengan cara melompat dari flyover Senen.

"Diduga sementara percobaan bunuh diri," kata Ewo saat dikonfirmasi, Selasa.

Ewo mengungkapkan, awalnya korban bersama pacarnya berboncengan dan melintas di flyover Senen.

Baca juga: Gara-gara Cemburu, Suami Cekik Istri hingga Tewas, Kondisi Jenazah Mengenaskan

Saat mengendarai motor, keduanya terlibat adu mulut karena korban merasa cemburu pacarnya yang diduga berhubungan dengan pria lain.

" Korban naik ke atas besi pembatas flyover dan mengancam akan melakukan bunuh diri," ujar Ewo.

Pacar korban sempat menghalangi aksi bunuh diri itu dengan cara menarik korban turun dari besi pembatas flyover.

Namun, korban memilih loncat dari flyover itu.

Korban yang mengalami luka pada bagian kepala itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit Carolus di Salemba, Jakata Pusat, untuk mendapatkan pertolongan medis.

"Setelah dilakukan upaya medis oleh dokter, korban dinyatakan meninggal dunia. Penyebab kematian masih menunggu hasil visum," ungkap Ewo.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat New Normal Berlaku, Jam Operasional Museum di Kota Tua Jakarta Dibatasi

Saat New Normal Berlaku, Jam Operasional Museum di Kota Tua Jakarta Dibatasi

Megapolitan
Pemohon SIM di Satpas Jaktim Datang Sejak Pukul 5.00 WIB

Pemohon SIM di Satpas Jaktim Datang Sejak Pukul 5.00 WIB

Megapolitan
Penataan Stasiun Tanah Abang, Angkutan Umum Punya Jalur Khusus Naik Turunkan Penumpang

Penataan Stasiun Tanah Abang, Angkutan Umum Punya Jalur Khusus Naik Turunkan Penumpang

Megapolitan
Pemohon Perpanjangan SIM di Satpas Jaktim Membeludak, Ini Penjelasan Polisi

Pemohon Perpanjangan SIM di Satpas Jaktim Membeludak, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Satu RW Masih Zona Merah, 200 Warga Pisangan Baru Jalani Rapid Test Covid-19

Satu RW Masih Zona Merah, 200 Warga Pisangan Baru Jalani Rapid Test Covid-19

Megapolitan
Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Saat New Normal, Orang Sakit Dilarang Kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

1.700 Calon Jemaah Haji Kota Tangerang Batal Berangkat Tahun Ini

Megapolitan
1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

1.285 Calon Jemaah Haji 2020 di Tangsel Batal Berangkat

Megapolitan
Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Pengunjung Museum di Kota Tua Akan Dibatasi Saat New Normal Berlaku

Megapolitan
Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Kasus Covid-19 DKI Jakarta: Tertinggi April, PSBB Berakhir 4 Juni

Megapolitan
Penataan Stasiun Tanah Abang Selesai, Dishub Lakukan Uji Coba Operasional

Penataan Stasiun Tanah Abang Selesai, Dishub Lakukan Uji Coba Operasional

Megapolitan
Tak Punya SIKM, 82 Penumpang Bus Dikarantina di GOR Pulogadung

Tak Punya SIKM, 82 Penumpang Bus Dikarantina di GOR Pulogadung

Megapolitan
Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

Jika New Normal Berlaku, Taman Margasatwa Ragunan Terapkan Pembelian Tiket Online

Megapolitan
Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

Pemohon SIM di Jaktim Membeludak, tapi DIbatasi Hanya 200 Orang per Hari

Megapolitan
Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

Orangtua Siswa di Kota Tangerang Khawatir jika Sekolah Kembali Dibuka

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X