Ahok Dinilai Berhasil Tangani Banjir, Wakil Ketua DPRD: RW Terdampak di Zaman Anies Lebih Sedikit

Kompas.com - 18/02/2020, 11:13 WIB
Anies Baswedan (kiri) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (kanan) KOMPAS.com/GHINAN SALMAN, NURSITA SARIAnies Baswedan (kiri) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (kanan)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI dari Fraksi Gerindra Mohammad Taufik mengomentari hasil Survei Indo Barometer.

Survei Indo Barometer menunjukan, mayoritas responden menilai mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang paling berhasil menangani masalah banjir di Ibu Kota.

Lalu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menempati urutan ketiga bahkan di bawah Presiden Joko Widodo yang dulunya juga gubernur DKI Jakarta.

Baca juga: Survei Indo Barometer Sebut Ahok Unggul Atasi Banjir, Anies Pilih Bungkam dan Anak Buah Bilang Sudah Maksimal

Menurut Taufik beda survei memang berbeda hasil.

Jika di Survei Indo Barometer Ahok dianggap lebih berhasil dari Anies, namun di survei lain menunjukkan RW yang terdampak banjir di zaman Anies lebih sedikit.

"Ada survei mengatakan (Ahok lebih unggul dari Anies dalam penanggulangan banjir) itu. Tapi ada juga survei mengatakan bahwa RW-nya lebih sedikit. RW yang kena banjir (di zaman Anies) jauh lebih sedikit ketimbang yang lalu," ujar Taufik di lantai 10, Gedung DPRD DKI, Senin (18/2/2020) sore.

Meski demikian, ia tak menyebutkan survei mana yang menunjukkan RW terdampak banjir lebih sedikit di bawah kepemimpinan Anies.

Masyarakat hanya perlu menentukan ingin percaya survei yang mana.

"Bagaimana (masyarakat) mau pegang sama (survei) yang mana. Data yang saya punya RW-nya lebih sedikit, titik banjirnya lebih sedikit. Ya enggak apa-apa survei-survei. Ini kan juga punya survei," kata dia.

Sebelumnya, Survei Indo Barometer menempatkan Ahok sebagai gubernur yang paling berhasil menangani masalah banjir di Ibu Kota.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Pendatang Tanpa SIKM Harus Bayar Tes Swab Rp 1,2 Juta

Siap-siap, Pendatang Tanpa SIKM Harus Bayar Tes Swab Rp 1,2 Juta

Megapolitan
Masjid Al Munawar Pancoran Gelar Shalat Jumat dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Masjid Al Munawar Pancoran Gelar Shalat Jumat dengan Protokol Pencegahan Covid-19

Megapolitan
Anies Baswedan: Tahun Ini Tidak Ada Pembangunan Baru

Anies Baswedan: Tahun Ini Tidak Ada Pembangunan Baru

Megapolitan
PPNI Terima 300 Aduan Perawat Terkait THR Lebaran

PPNI Terima 300 Aduan Perawat Terkait THR Lebaran

Megapolitan
Lagi, 3 Warga Lenteng Agung yang Pulang dari Mudik Lolos di Check Point

Lagi, 3 Warga Lenteng Agung yang Pulang dari Mudik Lolos di Check Point

Megapolitan
Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

Curhat Ibu Hamil di Tengah Pandemi Covid-19, Panik hingga Berencana Lahiran di Rumah

Megapolitan
Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

Sebanyak 50 Pedagang Pasar Perumnas Klender Kembali Jalani Tes Swab Covid-19

Megapolitan
Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

Anies Pangkas 25 Persen TKD PNS untuk Dialihkan Jadi Dana Bansos

Megapolitan
Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

Seorang Positif Corona, 14 Orang yang Tinggal Serumah Diisolasi di Mushala

Megapolitan
Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Penularan Covid-19 Masih Terjadi di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Megapolitan
Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Datang ke Pasar Malam Tanpa Masker, 10 Orang Didenda Satpol PP

Megapolitan
UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

UI Disuntik Rp 2,5 Miliar oleh Perusahaan Batubara untuk Produksi 100 Ventilator

Megapolitan
Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Pendatang Tanpa SIKM yang Dikarantina Harus Tes Covid-19 dengan Biaya Pribadi

Megapolitan
Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Apa Bedanya Bansos PSBB dan Bansos Program KSBB?

Megapolitan
Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Ini 4 Jalur PPDB 2020 untuk SD dan SMP di Kota Bekasi serta Kuotanya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X