Cegah Tawuran Antarkelompok, Pedagang Pecel Lele Tewas Dibacok Geng Motor di Cempaka Putih

Kompas.com - 18/02/2020, 11:48 WIB
Konferensi pers oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto pada Selasa (12/2/2020) terkait anggota geng motor yang menewaskan seorang pedagang pecel lele di Rawa Sari. KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARIKonferensi pers oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto pada Selasa (12/2/2020) terkait anggota geng motor yang menewaskan seorang pedagang pecel lele di Rawa Sari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pedagang pecel lele bernama Alfi, tewas dibacok geng motor bernama Mlehoy di Jalan Pramuka Sari, Rawasari, Jakarta Pusat pada Minggu (16/2/2020).

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan, kejadian bermula saat polisi menerima laporan akan ada tawuran sehari sebelumnya.

Saat itu, anggota berpatroli di sekitar kawasan Cempaka Putih, Jakarta Utara sehingga mengurungkan niat para pelaku yang ingin tawuran.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Temui Anies, Bahas Pencegahan Tawuran hingga Peredaran Narkoba

 

"Jam 03.00 WIB polisi mulai lengang mereka mulai bermain," kata Heru di Mapolres Metro Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

Saat itu, mereka berencana menyerang kelompok lain di sekitar lokasi kejadian.

Namun, kala itu Alfi dan seorang warga lainnya menghalangi mereka untuk melintas.

Akan tetapi upaya tersebut ternyata sia-sia. Anggota geng Mlehoy ini justru menyerang Alfi menggunakan senjata tajam yang sudah dipersiapkan untuk tawuran.

Setelah kedua korban terluka, anggota geng Mlehoy ini meninggalkan korbannya dalam kondisi luka parah.

Sejumlah saksi yang saat itu berada di lokasi mencoba menolong dengan membawa korban ke Rumah Sakit Cempaka Putih.

Namun ternyata nyawa Alfi tidak berhasil diselamatkan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Megapolitan
Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Megapolitan
Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Megapolitan
Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Megapolitan
Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Megapolitan
Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Megapolitan
Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X