Ada Pengerjaan Underpass Senen, Transjakarta Ubah Rute Koridor Harmoni-Pulogadung

Kompas.com - 18/02/2020, 12:25 WIB
Suasana pembangunan Underpass Senen Extension, Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). Pembangunan Underpass Senen Extension ini dimulai sejak 1 Januari 2020, dan rencananya akan selesai 30 Desember 2020. KOMPAS.com/M LUKMAN PABRIYANTOSuasana pembangunan Underpass Senen Extension, Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). Pembangunan Underpass Senen Extension ini dimulai sejak 1 Januari 2020, dan rencananya akan selesai 30 Desember 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transjakarta mengubah rute bus Harmoni- Pulogadung dengan adanya pengerjaan Underpass Senen, Jakarta Pusat.

Nadia Diposanjoyo selaku kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta mengatakan, pengubahan rute itu sudah berlangsung sejak Senin (17/2/2020) kemarin.

"Penyesuaian dilakukan sesuai dengan adanya halte baru Senen," kata Nadia dalam keterangan tertulisnya, Selasa.

Baca juga: 2019, DKI Perpanjang Underpass Senen dan Bangun 6 Flyover

Berikut lima penyesuaian yang dilakukan PT Transjakarta terkait pengerjaan Underpass Senen:

1. Dari Harmoni via Armabar Koridor 5 (Kampung Melayu-Ancol)

Dari halte Harmoni bus akan belok ke kiri – pelayanan di halte Pecenongan – Halte Juanda – lanjut ke Armabar – belok kanan – Halte Budi Utomo – lurus Sentral Senen – belok kiri – Halte Baru Senen (arah Pulogadung) untuk yang transit kea rah Pulogadung, Ancol, Kampung Melayu dan PGC.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Dari Harmoni arah Pulogadung tidak bisa transit.

3. Dari Pulogadung  arah Harmoni via Sentral Senen

Untuk yang ingin transit ke Ancol, PGC, Kampung Melayu dari Halte Galur masuk ke halte Senen (Baru) – ambil jalur sebelah kiri untuk masuk Halte Senen Baru – Lampu Merah Senen belok kanan – masuk Halte Sentral Senen – setelah Hotel Menara Era belok kiri – menuju halte RSPAD – tidak lewat Halte Atrium.

4. Dari Pulogadung arah Harmoni tidak bisa transit.

5. Untuk armada 2A (Pulogadung – Rawa Buaya) dan 2D (Asmi – Kalideres) rute Normal.

Selain itu ada lima halte yang tidak menerima pelayanan dari Harmoni - Pulogadung via Armabar yaitu Monas, Balaikota, Gambir 2, Kwitang arah Harmoni via Sentral, Senen, Atrium.

"Penyesuaian operasi ini akan kembali normal sampai dengan pembangunan underpass selesai dikerjakan," ucap Nadia.

Baca juga: Cerita Bripka Sigit Gendong Penumpang Transjakarta yang Kena Serangan Jantung



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Layanan KRL Dipastikan Tetap Beroperasi Normal Pukul 04.00-22.00 WIB

Layanan KRL Dipastikan Tetap Beroperasi Normal Pukul 04.00-22.00 WIB

Megapolitan
Senin, Penumpang KRL Akan Dites Acak, Positif Covid-19 Langsung Dilaporkan ke Satgas

Senin, Penumpang KRL Akan Dites Acak, Positif Covid-19 Langsung Dilaporkan ke Satgas

Megapolitan
20 Warga Gerendeng Karawaci Reaktif Covid-19, Sebagian Jalani Isolasi Mandiri

20 Warga Gerendeng Karawaci Reaktif Covid-19, Sebagian Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Dihentikan Sementara

Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Dihentikan Sementara

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 Dua Hari Berturut-turut dan Warga Jakarta yang Tak Pernah Belajar

Rekor Baru Covid-19 Dua Hari Berturut-turut dan Warga Jakarta yang Tak Pernah Belajar

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 di Jakarta dan Pesan Anies Agar Tidak Menyesal

Rekor Baru Covid-19 di Jakarta dan Pesan Anies Agar Tidak Menyesal

Megapolitan
UPDATE 19 Juni: Tambah 59 Kasus di Kota Tangerang, 499 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 19 Juni: Tambah 59 Kasus di Kota Tangerang, 499 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Megapolitan
Jatuh dari Speed Boat dan Terapung 3 Jam  di Perairan Kepulauan Seribu, Remaja 14 Tahun Berhasil Dievakuasi

Jatuh dari Speed Boat dan Terapung 3 Jam di Perairan Kepulauan Seribu, Remaja 14 Tahun Berhasil Dievakuasi

Megapolitan
Langgar Jam Operasional, Tori Bar Fatmawati Disegel 3 Hari

Langgar Jam Operasional, Tori Bar Fatmawati Disegel 3 Hari

Megapolitan
Razia Protokol Kesehatan di Tori Bar Fatmawati, Pintu Dikunci, Aparat Tunggu 30 Menit

Razia Protokol Kesehatan di Tori Bar Fatmawati, Pintu Dikunci, Aparat Tunggu 30 Menit

Megapolitan
Kenapa Kereta MRT Disebut Ratangga? Ternyata Ini Sejarah di Baliknya...

Kenapa Kereta MRT Disebut Ratangga? Ternyata Ini Sejarah di Baliknya...

Megapolitan
Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Depok Dimulai, Daftar Lewat Hotline Berikut Ini

Vaksinasi Warga 18 Tahun ke Atas di Depok Dimulai, Daftar Lewat Hotline Berikut Ini

Megapolitan
Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Pasien Covid-19 Kabupaten Bekasi Kini 1.609 Orang

Megapolitan
Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Langgar Ganjil Genap, Petugas Putar Balik 2.000 Kendaraan di Kota Bogor

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X