Harga Bawang Putih Masih Tinggi, Pemkot Tangerang Mengadu ke Pemprov Banten

Kompas.com - 18/02/2020, 13:44 WIB
Pengupas bawang putih di lapak grosir bawang putih di Pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang, Kamis (13/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOPengupas bawang putih di lapak grosir bawang putih di Pasar Induk Tanah Tinggi Kota Tangerang, Kamis (13/2/2020)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Harga komoditas bawang putih di Tangerang sampai saat ini masih tinggi. Pemkot Tangerang akan menyurati Pemprov Banten terkait harga bawang yang tak kunjung turun itu.

"Harga masih tinggi," kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui Kompas.com di Icon Mall Cimone Kota Tangerang, Selasa (18/2/2020).

Arief mengatakan surat permintaan bantuan untuk stabilkan harga bawang tersebut akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi Banten.

Pasalnya, kata dia, jalur impor dan perdagangan bawang putih dikendalikan oleh Pemprov Banten.

Baca juga: Harga Bawang Putih Naik, PD Pasar Jaya Tangerang Pastikan Stok Masih Aman

"Kita akan laporkan (harga tinggi bawang putih) ke PPID Provinsi karena yang punya jalur (kewenangan) Provinsi," kata dia.

Saat ini di Kota Tangerang harga tertinggi bawang putih masih di kisaran harga Rp 60.000 per kilogram.

Terlihat dari daftar harga dalam aplikasi Tangerang Live, di Pasar Malabar Tangerang harga bawang masih di angka Rp 60.000, di Pasar Anyar sendiri sudah berkisar Rp 42.000 per kilogramnya.

Sedangkan harga terendah berada di kisaran Rp 30.000 di Pasar Jatiuwung Kota Tangerang.

Adapun sebelumnya, harga bawang putih di Kota Tangerang melonjak drastis dari sebelumnya Rp 20.000-25.000 per kilogram menjadi Rp 55.000-60.000 per kilogram.

Baca juga: Pedagang Makanan di Tangerang Pusing, Harga Bawang Putih Melonjak 3 Kali Lipat

Salah seorang pedagang bumbu di Pasar Anyar Kota Tangerang, Rositi mengatakan, lonjakan kenaikan harga bawang putih tersebut berbarengan dengan dihentikannya penerbangan dari dan menuju China.

"Sudah sekitar dua minggu naik," kata dia saat ditemui Kompas.com di lapaknya.

Rositi mengatakan, kenaikan harga bawang putih karena bawang impor asal China tersendat masuk ke Indonesia karena wabah virus Corona.

"Karena corona ini, bawang impor jadi enggak ada," kata dia.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Sudah 18 Pasien Covid-19 Dinyatakan Sembuh di RSPI Sulianti Saroso

Megapolitan
Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Sempat Jadi PDP, Status Dokter Tirta Turun Jadi ODP

Megapolitan
Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Kronologi Penangkapan Komplotan Pengedar Sabu Seberat 11,1 Kilogram

Megapolitan
Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Sudinsos Jakbar Pastikan Stok Pangan Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Terpenuhi Selama Isolasi

Megapolitan
RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

RSPI Sulianti Saroso Isolasi 25 Pasien, 15 Positif, 2 PDP Meninggal Dunia

Megapolitan
UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

UPDATE: 36 Orang Positif Covid-19 dan 1 Sembuh di Bekasi

Megapolitan
Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Wali Kota Minta Perkantoran di Depok Terapkan Kerja dari Rumah sampai 11 April

Megapolitan
Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Politisi PDI-P Nilai Lockdown Belum Perlu Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Depok Belum Dapat Restu Pemprov Jawa Barat untuk Local Lockdown

Megapolitan
14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

14 RW di Kelurahan Pondok Kelapa Batasi Akses Keluar Masuk Lingkungan

Megapolitan
Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Ini Peran Tiga Tersangka Penyebar Hoaks Covid-19 di Food Street Kelapa Gading

Megapolitan
Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Bekasi Tetapkan Status Siaga Bencana Covid-19, Apa Dampaknya Bagi Warga?

Megapolitan
Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Enam Penyelundup 11,1 Kilogram Sabu Beraksi di Tengah Sepinya Jakarta karena Covid-19

Megapolitan
Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Lebih Besar dari Angka Kematian Nasional, 283 Jenazah di DKI Dimakamkan dengan Protokol Covid-19

Megapolitan
3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

3 Penyebar Hoaks Terkait Covid-19 di Jakarta Utara Ditangkap

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X