Penyelundup Ganja di Bambu Apus Lapisi Paket dengan Serbuk Berbau Menyengat

Kompas.com - 18/02/2020, 16:34 WIB
Sejumlah Petugas BNN saat memeriksa peti kayu yang berisi narkotika jenis ganja di kawasan Pool Truk Ekspedisi, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVISejumlah Petugas BNN saat memeriksa peti kayu yang berisi narkotika jenis ganja di kawasan Pool Truk Ekspedisi, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja di kawasan pool truk Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020).

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, kurang lebih 500 paket atau sekitar 1 ton ganja diamankan dari penggerebekan tersebut.

Adapun petugas BNN pada saat proses penggeledahan mengerahkan anjing pelacak untuk mencari barang bukti di dalam sejumlah truk yang terparkir di tersebut.

Baca juga: Gerebek Pool Truk di Bambu Apus, BNN Temukan Karung Berisi Ganja

Namun, anjing pelacak disebut tidak mampu untuk menemukan barang bukti yang tersimpan lantaran penciumannya terhalang bau menyengat.

Meski demikian petugas curiga dengan peti kayu berisi karung besar yang ternyata berisi ratusan paket ganja.

" Ganja ini dikemas dalam plastik dan dikamuflase dengan lapisan serbuk yang baunya sangat menyengat," kata Arman di lokasi.

Arman menambahkan, pihaknya belum mengetahui jenis serbuk berwarna kemerahan yang digunakan untuk mengelabuhi petugas itu.

Baca juga: Sopir Bus Tak Tahu 4 Keranjang Buah Dalam Busnya Berisi Ganja

Kini serbuk itu telah dibawa ke laboratorium BNN untuk mengetahui bahan-bahan yang terkandung dalam serbuk tersebut.

"Paling tidak kita mengerti apakah bahan ini bisa menghilangkan dan menyamarkan bau-bau yang terkait dengan bahan berbahaya. Khususnya narkotika," ujar Arman.

Dari penggerebekan tersebut, BNN mengamankan enam tersangka yang salah satunya, ialah pemilik ganja tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X