Paket Ganja di Pool Truk Dilapisi Serbuk Merah, Pemesan: Pengiriman Sebelumnya Sudah Begitu

Kompas.com - 18/02/2020, 18:37 WIB
Jhon Hari alias Bokir (baju hitam), pemesan 1 ton narkotika jenis ganja saat diinterogasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kawasan Pool Truk, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020). KOMPAS.COM/DEAN PAHREVIJhon Hari alias Bokir (baju hitam), pemesan 1 ton narkotika jenis ganja saat diinterogasi Badan Narkotika Nasional (BNN) di Kawasan Pool Truk, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020).
Penulis Dean Pahrevi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengamankan 1 ton narkotika jenis ganja siap edar di pool truk, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (18/2/2020).

Ganja tersebut dipesan oleh tersangka bernama Jhon Hari alias Bokir dari Aceh dan siap diedarkan di wilayah Jawa Barat dan Jakarta.

Bokir mengatakan, ganja itu dikirim dengan truk dan dilapisi serbuk merah serta dibungkus lakban cokelat, lalu disimpan di dalam karung besar.

Baca juga: BNN Temukan Sekitar 1 Ton Ganja Saat Gerebek Pool Truk di Bambu Apus

Kendati demikian, kepada BNN, Bokir tidak mengetahui jenis serbuk berbau menyengat yang melapisi ganja tersebut untuk mengelabui petugas.

"Saya tidak tahu itu (serbuk merah) dari apa Pak. Waktu pengiriman sebelumnya sudah begitu juga," kata Bokir di lokasi, Selasa.

Bokir mengaku sudah kedua kalinya memesan ganja dalam partai besar dari Aceh. Dia hanya menerima ganja, lalu mengedarkannya kepada pembeli.

"Dari pas dikirim sudah begitu. Ini saya disuruh ngambil sama orang (pemilik ganja), disuruh lewat handphone," ujar Bokir.

Baca juga: Penyelundup Ganja di Bambu Apus Lapisi Paket dengan Serbuk Berbau Menyengat

Dia merupakan residivis kasus pencurian dan pernah mendekam di dalam penjara selama 1,5 tahun.

Adapun dalam kasus ini, Bokir diamankan bersama lima tersangka lainnya yang merupakan pengendali dan pengirim ganja tersebut.

"Kita amankan enam orang, salah satunya pemilik (ganja) dan pengendali," ujar Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari di lokasi, Selasa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Sejumlah Dosen di Kota Tangerang Berharap Bisa Mengajar di Kampus Usai Vaksinasi

Megapolitan
Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Upaya Meminimalisasi Banjir di Rawa Buaya, Buat Saluran Gendong hingga Perbaikan Sheetpile

Megapolitan
Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Tidur Saat Memasak, Tukang Bubur Kaget Ketika Bangun Lihat Asap Kebakaran di Tempat Tinggalnya

Megapolitan
Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Anak-anak Bermain di Selokan Pademangan, Camat Sebut akibat Jenuh di Rumah Saja

Megapolitan
Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Timnas U22 Vs Tira Persikabo Digelar Jumat Malam, 238 Polisi Dikerahkan

Megapolitan
Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Polisi Izinkan Laga Uji Coba Timnas U22 dan U23 Indonesia Digelar Pekan Ini

Megapolitan
Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Ditangkap Tanpa Barang Bukti, Robby Abbas Akan Direhabilitasi

Megapolitan
Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Dalam Duka, Suroto dan Elisabeth Berbesar Hati Memaafkan Pembunuh Ade Sara

Megapolitan
Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Dinkes DKI: Cara Terbaik Hambat Penyebaran Virus Corona B.1.1.7 dengan Isolasi yang Ketat

Megapolitan
Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Kedapatan Bawa Celurit, 2 Orang Ditangkap di Jalan Danau Sunter

Megapolitan
Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Harga Cabai Naik, Pedagang Pasar Induk Kramatjati Keluhkan Pasokan Tidak Stabil

Megapolitan
Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Suara Orangtua Sikapi KBM Tatap Muka: Khawatir Penularan hingga Tunda Sekolah Anak

Megapolitan
Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Kramatjati Masih Rp 130.000 Per Kilogram

Megapolitan
Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Uji Coba Insentif Parkir Kendaraan Lulus Uji Emisi di Blok M Belum Terlaksana

Megapolitan
Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Tak Kunjung Jual Saham Perusahaan Bir, Pemprov DKI Klaim Tak Kantongi Izin dari DPRD

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X