Diperiksa Polisi, Tas Mencurigakan di Kembangan Berisi Buku hingga Kerupuk

Kompas.com - 18/02/2020, 22:35 WIB
Tas diduga berisi bom, ternyata berisi alat kebutuhan pribadi dan krupuk kulit pedas di Jalan Mawar, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (18/2/2020). ANTARA/Instagram/@jktinfoTas diduga berisi bom, ternyata berisi alat kebutuhan pribadi dan krupuk kulit pedas di Jalan Mawar, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (18/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tas mencurigakan yang tergeletak di Jalan Mawar, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (18/2/2020), rupanya berisi krupuk kulit pedas.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru mengatakan, hasil penyisiran unit penjinak bom Polri, tas tersebut negatif bahan peledak.

"Nampaknya negatif bom," ujar Audie seperti dikutip Antara.

Baca juga: Polisi Periksa Tas Hitam Mencurigakan yang Tergeletak di Jalan Mawar Kembangan

Audie mengatakan, pihaknya telah mengirimkan tim gegana ke lokasi setelah menerima informasi masyarakat.

"Nampaknya cuma tas biasa saja sih, cuma kita wajib menanggapi informasi dan kecurigaan masyarakat," ujar dia.

Tas mencurigakan yang ditemukan pukul 17.00 WIB itu sudah dibuka oleh tim gegana.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam tas hitam tersebut terdapat pakaian, charger, parfum, buku, kotak bekal makanan, headset, dan kerupuk kulit pedas.

Baca juga: Ini Kronologi Pemukulan Kucing hingga Mati di Bekasi

Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul S mengatakan, di dalam tas juga ditemukan identitas pemilik tas.

"Dari unit reskrim sedang lakukan penyelidikan lebih lanjut," ucap Fahrul.

Kini tas tersebut diamankan ke Polsek Kembangan.

Sebelumnya, unit penjinak bom (Jibom) dikerahkan untuk memeriksa tas mencurigakan yang ditemukan di kawasan tersebut.

Unit Jibom melakukan penyisiran termasuk melakukan pengecekan terhadap tas itu.

Kemudian, untuk menghindari kemungkinan terburuk, polisi membuat pembatas melalui garis polisi sejauh puluhan meter.

Lalu lintas di Jalan Mawar sempat terhenti karena sejumlah petugas melakukan pengamanan.

Mereka mengevakuasi sejumlah warga di sekitar lokasi.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Keputusan Gubernur Banten: UMK 2022 Kota Tangerang Rp 4.285.798, Kota Tangsel Rp 4.280.214

Megapolitan
Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Curhat Orangtua Murid SMPN 2 Depok Izinkan Anak Ikut PTM Terbatas

Megapolitan
Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Korban Pelecehan Seksual KPI Harap Polres Jakpus Segera Rampungkan Penyelidikan

Megapolitan
Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Cerita Guru SMPN 2 Depok Senang PTM Terbatas

Megapolitan
Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Satu Mahasiswi Meninggal, UPN Veteran Jakarta Sebut Pembaretan Menwa Tak Berizin

Megapolitan
6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

6 Anggota Pemuda Pancasila Jadi Tersangka Pengeroyokan, Polisi Cari Pelaku Lain

Megapolitan
Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Mulai Rabu, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk Pasar Anyar Bogor

Megapolitan
Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Jenazah Korban Mutilasi di Bekasi Diserahkan ke Keluarga

Megapolitan
Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Penjelasan Rektor UPN Veteran Jakarta soal Kematian Mahasiswi Saat Pembaretan Menwa

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Wali Kota Tangerang Menyoroti Beban Tracking WNA Positif Covid-19

Megapolitan
Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Wakil Wali Kota Depok Mempertanyakan Data Pelecehan Seksual Anak, Ini Penjelasan Kejaksaan

Megapolitan
Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Rabu Besok, Sidang Munarman di PN Jaktim Digelar Virtual

Megapolitan
Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Satpol PP Copot Atribut Ormas di Kawasan Cilandak Cegah Gesekan

Megapolitan
Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Total 6 Anggota Pemuda Pancasila Pengeroyok Perwira Menengah Polisi Ditangkap

Megapolitan
Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Bentrokan PP dan FBR di Ciledug, Ini Respons Wali Kota Tangerang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.