50 Persen Rumah di Bekasi Tak Berizin, Pemkot Akan Optimal Pendataan

Kompas.com - 19/02/2020, 09:53 WIB
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto ditemui wartawan meninjau kondisi pascabanjir di Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Rabu (8/1/2020). KOMPAS.COM/VITORIO MANTALEANWakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto ditemui wartawan meninjau kondisi pascabanjir di Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Rabu (8/1/2020).

BEKASI, KOMPAS.com - Dinas Tata Ruang (Disataru) Kota Bekasi mengungkapkan, ada 400.000 dari 800.000 rumah tinggal di Kota Bekasi yang belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB).

Ketika menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, ke depan Pemerintah Kota Bekasi akan mengoptimalkan pendataan rumah tinggal yang belum mengantongi izin.

"Kami lakukan optimalisasi (data). Kami ada penyidik pegawai negeri sipil, tidak hanya Distaru dalam rangka penegakan perdanya juga ada Satpol PP," ujar Tri di Bekasi, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: 50 Persen Rumah Tinggal di Bekasi Tak Berizin, Kebanyakan Ada di Perkampungan

Tri mengatakan, aturan diberikan izin atau tidaknya pembangunan rumah tinggal itu tertuang dalam Perda Tata Ruang Wilayah ( RTRW) Kota Bekasi.

Dalam RTRW itu tertuang bahwa rumah tinggal harus dibangun di zona cokelat.

Tri memerintahkan anak buahnya untuk tidak ragu menertibkan rumah tinggal yang tidak sesuai dengan peruntukkannya.

"Kalau sudah jelas tidak sesuai, dia bangun di zona hijau, sudah selesai, pasti dibongkar. Tapi kalau dia masih masuk di zona cokelat daerah perumahan, kami lihat lagi, kami dorong buat mengurus persyaratan (IMB) yang ada," ucap dia.

Ia berjanji untuk menggencarkan pendataan rumah yang tak berizin itu. 

"Dalam RTRW sudah diatur di mana zona yang diperuntukkan untuk tempat tinggal, semua ada perdanya. Kalau dia melanggar perda itu ada sanksinya. Itulah yang kami tegakkan," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Walhi Sebut Reklamasi Ancol Sama dengan 17 Pulau, Tetap Eksploitasi Teluk Jakarta

Megapolitan
Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Sedang Menyapu, Petugas PPSU Temukan Jenazah Bayi di Cengkareng

Megapolitan
Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Gereja Katedral Jakarta Kembali Gelar Misa Langsung

Megapolitan
Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Polisi Usut Pengadangan Ambulans oleh Pengendara Motor di Depok

Megapolitan
Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Sejumlah Wilayah Jakarta Barat Alami Gangguan Pasokan Air Palyja

Megapolitan
Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Anies Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Terkait Penerbitan e-KTP Djoko Tjandra

Megapolitan
Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Penjelasan Anies Terkait Reklamasi Ancol, Klaim Cegah Banjir hingga soal Janji Kampanye

Megapolitan
Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Teka-teki Kasus Kematian Editor Metro TV

Megapolitan
Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Dua Kali Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Jakarta dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Taksi Online Terbakar Saat Tunggu Penumpang

Megapolitan
Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Terkait Izin Reklamasi, Anies Sebut Ancol Akan Jadi Pusat Wisata di Asia

Megapolitan
Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Jelang Pembukaan Gereja, KAJ Siapkan Protokol Kesehatan Umat

Megapolitan
Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Anies Sebut Ada Unsur Hilangnya Hajat Hidup Nelayan pada Reklamasi Sebelumnya

Megapolitan
Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Viral Pengendara Motor Cekcok dengan Sopir Ambulans di Depok, Ini Penjelasan Polisi

Megapolitan
Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Ini Alasan Anies Beri Izin Reklamasi Seluas 155 Hektar untuk Ancol?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X